Selasa, 16 Agustus 2011

Menghadapi Kanker pada Anak


Memiliki anak yang menderita kanker tentu sangat menyedihkan, bahkan bagi keluarga yang tabah sekalipun. Pendekatan terbaik adalah bersikap jujur pada anak soal penyakitnya itu dan selalu berikan dukungan.
Kanker yang paling sering diderita anak-anak adalah  leukimia, limfoma, retinoblastoma (kanker mata), dan kanker tulang adalah jenis kanker yang umumnya menyerang anak-anak.

Hal itu berarti anak tetap mengikuti jadwal, peraturan, serta aktivitas keluarga. Ini berarti orangtua tidak bersikap overprotektif atau melindungi anaknya secara berlebihan.
Sasaran dari pengobatan kanker anak-anak bukan hanya mengatasi kankernya tetapi juga membantu anak bisa terus bersikap normal sesuai dengan tingkatan usianya. Meskipun anak Anda penting untuk didukung dan dihibur, juga penting untuk memelihara hidupnya senormal mungkin.
Kata kuncinya cuma satu, berikan dukungan seoptimal mungkin. Jangan pernah dijauhi dan dikucilkan. Tetap pandang dia sebagaimana anak-anak pada umumnya, tanpa harus diproteksi,” ujarErwin Fauzi, koordinator relawan Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia, yang ditemui di Rumah Sakit Dharmais, Rabu, (6/7/2011).
Menurut Erwin, proteksi berlebihan akan mendorong kondisi psikologis dan emosional seorang anak menjadi tidak stabil. Sehingga bukannya menyembuhkan, tetapi justru akan membangkitkan sel kanker.
“Kalau suasana hati tidak nyaman itu akan mendorong sel kanker dalam tubuh jadi lebih aktif,” imbuhnya.
Selain memberikan dukungan dan kebebasan, satu hal yang tidak kalah pentingnya adalah bersikap jujur mengenai penyakit anak. "Anak yang tidak diberitahu tentang penyakitnya akan membayangkan sesuatu yang sama sekali tidak benar," katanya.
Misalnya, seorang anak mungkin akan berpikir bahwa penyakit kanker yang dideritanya merupakan hukuman bagi dirinya akibat melakukan suatu kenakalan atau kesalahan tertentu.
“Disepakati bersama bahwa dengan memberitahu, akan membuat anak menjadi tidak terlalu stres dan merasa bersalah. Anak berhak tahu soal penyakitnya. Berapa pun usianya,” jelasnya.
Lebih lanjut Erwin mengatakan, anak-anak yang mengetahui keadaan sebenarnya akan lebih mudah untuk diajak bekerjasama terutama dalam proses pengobatan yang harus dijalaninya. Selain itu, membicarakan masalah kanker dengan anak akan membawa suasana keluarga menjadi lebih dekat dan dimudahkan dalam menghadapinya.

7 Manfaat Ginseng untuk Kesehatan


Ginseng sering disebut sebagai “ramuan ajaib” karena memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang begitu banyak. Akar dari tanaman ini dipercaya bisa mengatasi sejumlah masalah kesehatan. Beberapa orang mengatakan, ginseng berkhasiat dalam menurunkan tekanan darah tinggi dan menaikkan tekanan darah yang rendah.

Keberadaan ginseng sebenarnya sudah ada sejak lama dan telah dimanfaatkan dalam pembuatan teh herbal di Cina. Di Indonesia sendiri, ginseng digunakan dalam pengobatan tradisional. Ginseng memiliki banyak kandungan bioaktif seperti,saponins, phytosterols, peptides, polysaccharides,asam lemak, polyacetylenes, vitamin, dan mineral.

Berikut ini adalah beberapa manfaat kesehatan yang dapat Anda peroleh dari tanaman yang sering digunakan sebagai ramuan tradisonal ini :

1. Mengurangi stres mental : Ginseng mampu meningkatkan kewaspadaan mental, disamping juga merubah mood dan menghilangkan rasa lelah. Manfaat lainnya adalah sebagai ramuan antidepresan dan anti-kecemasan. Ketika seseorang mengalami stres yang berlebihan, hormon adrenal (kortisol, adrenalin, dan noradrenalin) akan mengalir keluar dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Dalam situasi ini, ginseng dapat membantu Anda dalam menyeimbangkan tingkat adrenalin.

2. Merangsang sistem kekebalan dan saraf : Ginseng mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Sejumlah pakar obat herbal mengatakan ginseng dapat meningkatkan kualitas hidup. Sifat adaptogenik pada ginseng membantu merangsang orang tetap muda. Sedangkan pada orang tua, dapat memulihkan sel-sel yang rusak dalam tubuh. Ginseng juga dapat membantu Anda melawan flu dan penyakit infeksi lainnya.

3. Mengobati diabetes: Tingkat gula darah dapat turun secara drastis dengan mengkonsumsi ginseng. Namun, jika Anda sudah menggunakan obat antidiabetes, perlu mempertimbangkan kembali untuk menggunakan ginseng secara bersamaan. Pasalnya, mencampur ginseng dengan obat diabetes bisa membuat kadar gula darah terlalu rendah. Oleh karena itu, sangat diperlukan rekomendasi dari dokter.

4. Mencegah perkembangan kanker : Pertumbuhan jenis tertentu dari sel-sel kanker dapat dihambat oleh Ginseng. Chinese Medicine Journal melaporkan, ginsenosides memiliki efek anti-tumor serta dapat menginduksi kerusakan sel pada kanker prostat, sel kanker ovarium, sel paru-paru adenokarsinoma, dan sel-sel neuroblastoma. Selain itu, ginseng juga berfungsi dalam menghambat perkembangan siklus sel, sehingga dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker.

5. Menurunkan kadar kolesterol : Dalam beberapa penelitian, Ginseng ditemukan menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat). Para ilmuwan percaya bahwa ginsenocides yang terdapat dalam ginseng bertanggung jawab terhadap penurunan kadar kolesterol dalam tubuh.

6. Mengurangi Kelelahan : Peran adaptogenik dari berbagai strain Ginseng diyakini dapat memberikan perubahan fisiologis pada tubuh untuk beradaptasi dengan rasa lelah akibat terlalu banyak pekerjaan.

7. Meningkatkan daya tahan atlet : Kualitas ginseng dalam meningkatkan stamina telah membuatnya menjadi tonik stimulan populer di kalangan atlet. Selama berlatih, seorang atlet perlu secara konsisiten menjaga stamina agar tetap tinggi, dan ginseng dapat membantu untuk mewujudkannya.

Penggunaan ginseng tidak disarankan terutama pada ibu hamil dan menyusui, untuk mencegah terjadinya kontraindikasi. Selain itu, ginseng juga dapat mempengaruhi reaksi dari  beberapa obat, seperti, pengencer darah seperti warfarin, heparin, aspirin, dan diuretik.
Oleh karena itu, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi ginseng jika Anda sedang minum obat untuk hipertensi atau penyakit kardiovaskular lainnya.

Serai, Herbal yang Menghangatkan


Mungkin kebanyakan dari kita lebih mengenal serai sebagai tumbuhan biasa yang akar dan batangnya sering dipakai sebagai rempah penyedap masakan. Padahal, minyak asiri dalam tanaman ini banyak dipakai dalam industri kosmetik untuk pembuatan parfum dan sabun.
Serai (Cymbopogon ciatrus) adalah genus yang berisi sekitar 55 spesies rumput. Tumbuhan ini bisa tumbuh subur di cuaca hangat dan mencapai ketinggian sekitar 2 sampai 4 meter.  

- Mencegah kanker 
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa setiap 100 gram serai mengandung antioksidan yang dapat mencegah kanker. Pada tahun 2006, sebuah tim peneliti dari University Gurion di Israel menemukan senyawa dalam tubuh serai yang bisa mematikan sel kanker tanpa merusak sel sehat.
Tanaman serai dipergunakan dalam berbagai kebudayaan. Bagian dari tanaman ini yang bisa dipakai untuk herbal meliputi akar, batang, dan daunnya. Apa saja khasiat serai yang belum banyak diketahui?
- Obat gangguan pencernaan
Teh yang mengandung serai membantu mengatasi gangguan pencernaan, sakit perut, masuk angin, kram usus dan diare. Serai juga membantu mengurangi gas dari usus sekaligus mencegah pembentukan gas lebih lanjut.  
- Detoksifikasi
Serai juga memiliki sifat detoksifikasi tubuh dengan meningkatkan jumlah dan frekuensi buang air kecil. Hal ini bisa membuat organ pencernaan, hati, pankreas, ginjal, dan kandung kemih bersih dan sehat karena zat beracun dan asam urat sudah disingkirkan.
- Manfaat pada sistem saraf
Minyak esensial yang dibuat menggunakan serai dapat digunakan untuk memperkuat dan meningkatkan fungsi sistem saraf. Karenanya minyak serai yang dioleskan ke permukaan tubuh memberikan efek menghangatkan, melemaskan otot dan meredakan kejang.
- Menurunkan tekanan darah
Serai efektif dalam ngurangi tekanan darah, merangsang sirkulasi darah dan menghilangkan masalah tekanan darah. Konsumsi segelas jus serai untuk menurunkan hipertensi.
- Sebagai analgesik Serai meringankan semua jenis peradangan dan iritabilitas yang berhubungan dengan sakit dan nyeri. Jadi jika Anda memiliki sakit gigi, nyeri otot, nyeri sendi, atau nyeri, teh lemon pasti bisa membantu.  
- Kulit indah Serai merupakan pilar dalam industri kosmetik. Manfaatnya antara lain mengurangi jerawat dan berfungsi sebagai penyegar. Minyak serai juga bisa dibalurkan ke seluruh tubuh untuk memberi efek menghangatkan.
- Kesehatan wanita
Konsumsi teh yang diberi serai mungkin akan membantu mengurangi nyeri haid dan rasa mual

Anggur, Pelindung Kulit dari Sinar UV


Mungkin di antara kita belum banyak yang tahu secara mendalam manfaat buah anggur. Selain rasanya yang manis, buah ini dikenal karena mengandung banyak senyawa polifenol dan resveratol yang berperan aktif dalam berbagai metabolisme tubuh.
Namun baru-baru ini peneliti di University of Barcelona and the CSIC (Spanish National Research Council) menemukan satu lagi manfaat dari buah anggur. Mereka mengklaim, senyawa tertentu yang hadir dalam anggur dapat melindungi kulit dari paparan radiasi sinar UV matahari yang berbahaya.

Para peneliti mengamati bahwa zat polifenol tertentu yang diekstrak dari buah anggur dapat menghambat pembentukan sel epidermis ROS yang telah terpapar gelombang panjang  (UVA) dan gelombang menegah (UVB).  Berdasarkan penelitian tersebut, peneliti akhirnya menyimpulkan bahwa senyawa polifenol dapat membantu melindungi kulit dari sinar ultraviolet matahari.
Penelitian tersebut menemukan bahwa zat-zat yang terkandung dalam anggur mampu menurunkan tingkat kerusakan sel pada kulit akibat radiasi sinar matahari yang bisa menyebabkan kanker kulit. Seperti diketahui, Sinar UV yang terpapar ke kulit akan mengaktifkan spesies oksigen reaktif atau (ROS) yang menyebabkan oksidasi makromolekul pada DNA dan Lipid. Sehingga, pada akhirnya akan mengaktifkan reaksi enzim tertentu yang menyebabkan kematian sel.
Menurut peneliti, sejumlah produk kosmetik perawatan kulit sudah memanfaatkan anggur sebagai bahan dasar pembuatannya, namun mereka tidak sepenuhnya memahami cara pengolahannya. Para peneliti berharap temuan ini akan terus dikembangkan sehingga kedepannya khasiat buah anggur bisa lebih dimanfaatkan.

8 Makanan Pereda Sakit Kepala


Ada berbagai jenis sakit kepala dengan tingkat berbeda-beda. Tetapi satu hal yang sama adalah datangnya sakit kepala membuat segala bentuk aktivitas menjadi terganggu.
Sakit kepala adalah gejala dari sejumlah ketidakseimbangan fisik dan mental. Sebagian dari kita biasanya meminum obat anti nyeri untuk meredakannya. Padahal, sebenarnya ada alternatif selain obat yang dapat membantu masalah sakit kepala. Beberapa makanan dan cairan diyakini dapat membantu mengusir rasa sakit di kepala.  Inilah delapan di antaranya :

2. Pisang :
 Pisang tidak hanya kaya akan potasium tetapi juga magnesium (pisang ukuran sedang mengandung 10% dari rekomendasi asupan harian Anda). Magnesium dapat meringankan migrain Anda dan sakit kepala akibat stres. Sejumlah penelitian telah menghubungkan antara kekurangan magnesium dan sakit kepala migrain. Penelitian menujukkan bahwa sekitar separuh dari semua penderita migrain memiliki magnesium terionisasi dalam darah dalam jumlah sedikit.
1. Kentang :  Sakit kepala yang muncul akibat mabuk tak hanya disebabkan karena dehidrasi tetapi juga karena hilangnya elektrolit seperti kalium. Maka dari itu, menyantap makanan yang kaya akan kalium dapat membantu meringankan sakit kepala. Kentang mengandung banyak kalium yakni 100 gram, sedangkan kentang panggang (dengan kulitnya) mengandung kalium hingga 600 mg.  
Magnesium, yang dikandung dalam pisang, melindungi tubuh dari sakit kepala dengan  cara merelaksasi pembuluh darah. Selain itu, magnesium memiliki efek menenangkan sehingga berguna untuk meredakan sakit kepala akibat tegang. Apricot kering, alpukat, almond, kacang mete, beras merah, kacang-kacangan dan biji-bijian merupkan makanan lain yang kaya akan magnesium.  
3. Kopi : Kafein dalam kopi bermanfaat sekaligus berbahaya bagi korban sakit kepala. Kafein merupakan zat yang umum dalam resep dan obat-obatan bebas untuk sakit kepala karena dapat meredakan rasa nyeri dan 40% lebih efektif dalam mengobati sakit kepala. Kafein juga membantu tubuh menyerap obat sakit kepala lebih cepat, sehingga obat tersebut lebih cepat bekerja. Kafein bisa menjadi pereda sakit kepala yang sangat efektif, terutama migrain, tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak bisa membuat sakit kepala kembali kambuh. Jadi, dianjurkan untk meminum kopi tidak lebih dari 2 atau 3 cangkir per hari.
4. Biji-biji serelia utuh (whole grain) : Jika Anda menjalani diet rendah karbohidrat, Anda akan mulai menguras sumber utama energi untuk otak, yakni  cadangan glikogen. Selain itu juga menjadikan tubuh kehilangan cairan dengan cepat sehingga menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi bersamaan dengan berkurangnya energi ke otak bisa memicu timbulnya sakit kepala. Jika anda mengkonsumsi makanan-makanan karbo yang sehat seperti (biji-bijian seperti roti gandum, sereal gandum, oatmeal, dan buah), tidak hanya bisa mengusir rasa sakit pada kepala tetapi juga meningkatkan mood Anda.  
5. Semangka : Dehidrasi adalah penyebab umum timbulnya sakit kepala, maka pertimbangkan untuk meminum banyak air dan mengasup makanan yang kaya akan air (seperti semangka). Buah yang kaya akan air  ini juga mengandung mineral penting, seperti magnesium, yang merupakan kunci untuk mencegah sakit kepala. Anda juga dapat mencoba minuman olahraga berelektrolit jika mungkin mengalami sakit kepala setelah berolahraga dalam waktu yang lama karena kehilangan banyak mineral dalam tubuh.  
6. Ikan : Ikan berlemak (seperti salmon, tuna, dan makarel) bermanfaat sebagai obat untuk sakit kepala migrain karena kaya akan asam lemak esensial, omega-3. Asam lemak omega-3 dapat menghambat peradangan yang sering memicu timbulnya migrain. Jika tidak bisa mengkonsumsi ikan ini setiap hari, tidak perlu khawatir.  Anda dapat mengonsumsi  suplemen minyak ikan dan menambahkan makanan seperti biji rami, walnut, tahu, dan kacang kedelai untuk tambahan omega-3 pada diet Anda.  
7. Biji Wijen : Biji wijen kaya akan kandungan vitamin E dan dapat membantu menstabilkan kadar estrogen dan mencegah migrain selama periode Anda. Selain itu, biji wijen juga kaya akan magnesium, yang selanjutnya akan membantu pencegahan sakit kepala. Makanan lain yang mengandung vitamin E dalam jumlah tinggi antara lain, kacang-kacangan, minyak zaitun, dandelion, gandum, dan kentang manis.  
8. Jahe : Selain menjadi obat untuk mual, jahe memiliki sifat anti-peradangan dan anti-histamin juga berguna untuk memerangi sakit kepala. Masaklah jahe tersebut atau kombinasikan dengan minuman lain seperti teh

Tanaman Herbal untuk Diabetes


Diabetes merupakan penyakit berbahaya karena bisa menimbulkan komplikasi pada organ tubuh lain, seperti penyakit kardiovaskular, gagal ginjal dan kerusakan saraf. Untuk lebih baik dan hidup sehat, kita perlu merawat tubuh dan mencoba untuk menjaga tingkat gula darah untuk menghindari penyakit ini.

Selain secara medis, sejak zaman kuno berbagai ramuan alami sebenarnya sudah digunakan untuk mengobati diabetes. Penelitian ilmiah telah menegaskan efektivitas beberapa tumbuh-tumbuhan tertentu untuk mengatasi diabetes. Berikut ini adalah beberapa tanaman herbal yang telah dipercaya dapat membantu mengobati diabetes.

1. Fenugreek


Fenugreek adalah sejenis tanaman biji-bijian yang banyak tumbuh di Asia dan sering digunakan oleh masyarakat India sebagai bumbu penyedap masakan. Tanaman ini punya kemampuan untuk mengontrol kadar glukosa darah dan telah banyak digunakan untuk mengendalikan diabetes.

Fenugreek menurunkan resistensi insulin dan mengontrol kadar glukosa darah dengan meningkatkan jumlah reseptor insulin dalam sel darah merah. Hal ini akan meningkatkan pemanfaatan glukosa pada jaringan perifer sehingga mengurangi kadar glukosa dalam darah. Namun Fenugreek tidak boleh digunakan oleh wanita hamil atau menyusui  
2. Lidah buaya

Lidah buaya kerap dianggap sebagai 'ramuan penyembuh’. Getah kering lidah buaya dan gel (bagian dalam daun) digunakan secara tradisional untuk mengobati diabetes karena diyakini dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah puasa dan HbA1c..  

3. Kayu manis 


Tumbuhan ini membuat sel-sel lemak lebih mudah diakses insulin dan meningkatkan konversi glukosa menjadi energi. Selain itu juga menghambat pembentukan radikal bebas yang berbahaya.

4. Bawang

Bawang secara siginifikan dapat menurunkan gula darah. Ekstrak bawang mengurangi kadar gula darah selama toleransi glukosa oral dan intravena. Bawang mempengaruhi metabolisme hepatik glukosa dan meningkatkan pelepasan insulin, sehingga mencegah perusakan insulin.

5. Bawang putih 

Bawang putih dianggap sebagai ramuan terbaik untuk  menurunkan gula darah serta perbaikan sel-sel pankreas dan merangsang pankreas untuk memproduksi insulin. Ini telah terbukti dalam berbagai penelitian, namun sayang masih banyak yang tidak memanfaatkannya.

6. Kemangi

Penelitian telah menunjukkan bahwa kemangi memiliki efek positif pada glukosa setelah makan dan saat puasa. Ramuan ini dapat memfasilitasi proses sekresi insulin.

7. Daun mangga

Daun Mangga diketahui sebagai obat yang efektif pada diabetes . Caranya, cukup dengan merendam daun mangga semalaman dalam secangkir air. Setelah itu, tiriskan daun keluar dan minum airnya. Hal ini membantu untuk meringankan gejala diabetes.

8.Ginseng Asia

Ginseng Asia umumnya digunakan dalam pengobatan tradisional Cina untuk mengobati diabetes. Tumbuhan ini mempunyai efek langsung dalam menurunkan gula, meningkatkan pelepasan insulin dari pankreas dan meningkatkan jumlah reseptor insulin
.

Teh Hijau Cegah Kerontokan Rambut


Penggunaan produk perawatan rambut yang mengandung banyak bahan kimia bisa menyebabkan rambut menjadi kering, kusam, dan gampang patah. Untuk mengatasinya, sesekali manjakan rambut Anda dengan perawatan alami yang dibuat sendiri, salah satunya dengan teh hijau.
Selama ini manfaat teh hijau hanya diketahui untuk tubuh. Padahal, kandungan antioksidan dalam minuman ini juga baik untuk kesehatan rambut. Para ahli bahkan percaya teh hijau bisa mencegah kerontokan rambut. Apa saja manfaat dan zat berkhasiat dari teh hijau?

Dihydrotestosterone
 adalah testosteron alami yang ditemukan pada pria dan wanita. Saat ini para ahli mengetahui bahwa penyebab rambut rontok adalah DHT. Kebotakan khas pria juga diduga disebabkan karena folikel rambut yang sensitif pada DHT. Karena itu, salah satu strategi mencegah kerontokan adalah menghadang DHT.
1. Melawan "Dihydrotestosterone" ( DHT )
Teh hijau merupakan herbal pelawan DHT yang andal. Teh hijau diketahui akan meningkatkan kadar hormon seks pengikat globulin (SBGH) yang berinteraksi dengan testosteron sehingga mencegah pembentukan DHT.
2. Meningkatkan sirkulasi darah ke folikel rambut
Teh hijau mengandung polifenol katekin. Cukup banyak penelitian yang mengungkapkan molekul ini memiliki efek antikarsinogenik dan fungsi antibiotik. Penelitian pada tikus juga menunjukkan, katekin menyebabkan pembuluh darah berkontraksi lebih baik sehingga aliran darah ke sistem kardiovaskular dan pembuluh darah kecil menjadi lancar, termasuk ke bagian folikel rambut.
3. Merangsang pertumbuhan rambut
Komponen yang disebut epigallocatechin-3-gallate ( EGCG) adalah antioksidan yang paling kuat. Riset yang dilakuakan di Jepang dan Korea menunjukkan EGCH memiliki efek positif pada pertumbuhan rambut. Kabar gembiranya, teh hijau mengandung 10 persen EGCH sehingga sangat dianjurkan untuk merangsang pertumbuhan rambut.
4. Menghilangkan ketombe dan psoriasis
Berbagai penelitian menunjukkan, teh hijau efektif untuk menghilangkan ketombe dan penyakit kulit psoriasis dengan cara mengatasi iritasi di kulit kepala. Sampo yang berbahan dasar teh hijau sangat disarankan untuk rambut berketombe. Cara lain, setelah memakai shampo, bilaslah rambut dengan air teh hijau.
5. Menguatkan dan melembabkan
Manfaat lain dari teh hijau adalah menguatkan akar rambut karena teh hijau mengandung panthenol, vitamin C dan E. Vitamin E akan mengembalikan kemudaan rambut yang kering atau rusak. Sementara vitamin C membantu melindungi rambut dari bahaya sinar matahari. Pantenol dan provitamin akan membuat rambut lebih lembut dan mencegah patah

Rokok Masih Jadi Penyebab Utama PTM


 Penyakit tidak menular (PTM) atau disebut juga noncommunicable disease(NCD) merupakan salah satu tantangan utama dunia kesehatan, khususnya di negara-negara berkembang di dunia, termasuk Indonesia.
Dengan pemerintah yang sekarang, saya pesimistis karena sudah bau asap rokok semua.
-- dr Kartono Muhammad
Di Indonesia, proporsi angka kematian akibat penyakit tidak menular  meningkat dari 41,7 persen pada 1995 menjadi 59,5 persen pada 2007. Hasil Riset Kesehatan Dasar 2007 menunjukkan tingginya prevalensi penyakit tidak menular di Indonesia, seperti hipertensi (31,7 persen), jantung (7,2 persen), stroke (0,83 persen), dan diabetes melitus (1,1 persen).

Hal tersebut disampaikan pengamat masalah kesehatan yang juga mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia dr Kartono Muhammad di sela-sela acara diskusi "Tingginya Angka Kematian akibat Penyakit Tidak Menular di Indonesia", Senin (15/8/2011), di Jakarta.
Selain karena perubahan pola hidup masyarakat yang meliputi pola makan tak sehat, rendah serat, tinggi lemak, garam, serta gula berlebih, kebiasaan merokok menjadi penyumbang terbesar penyebab utama terjadinya penyakit tidak menular di Indonesia.
Seperti diketahui, epidemik penyakit tidak menular sudah menjadi fokus perhatian dunia. Di tingkat global, pada 19-20 September mendatang akan dilaksanakan NCD Summit di New York, di mana setiap negara menyampaikan status terkini tentang kasus penyakit tidak menular di negara masing-masing.
"Rencananya pertemuan tersebut akan dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dan, saya pikir SBY tidak akan berani datang karena kalau dipertanyakan usaha yang telah dilakukan selama ini dalam mengendalikan rokok, tidak ada sama sekali," ucapnya.
Kartono mengatakan, lambannya pengesahan rancangan peraturan pemerintah mengenai tembakau, hal itu tidak terlepas dari terlalu kuatnya intervensi industri rokok serta ketidakpedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat.
"Bentuk intervensinya berupa duit, ke individu-individu. Para birokrat dan anggota parlemen tidak pernah memikirkan rakyat. Mikirnya hanya duit untuk dirinya sendiri. Dengan pemerintah yang sekarang, saya pesimistis karena sudah bau asap rokok semua. Kemungkinan susah sekali diimplementasikan. Akan banyak hamabatan," tuturnya.
Menurut dia, salah satu upaya yang saat ini dapat dilakukan pemerintah untuk menekan rokok adalah menaikan harga cukai yang substantif dan melarang penjualan rokok secara ketengan (batangan).
"Kalau cukainya tinggi, jadi orang miskin sama anak kalau mau beli rokok mikir. Kalau beli ketengan, besar pengaruhnya, terutama dalam mencegah anak-anak,” ujarnya.

Omega 3 pada Bumil Cegah Bayi Pilek

Penelitian baru-baru ini menunjukkan, ibu yang mengonsumsi suplemen minyak ikan omega-3 saat hamil dapat mengurangi risiko bayi menderita pilek selama enam bulan pertama kehidupannya. Studi ini didasarkan pada lebih dari 800 bayi, di mana para ibu dari bayi tersebut mengkonsumsi suplemen omega-3, khususnya selama paruh kedua kehamilan.  
Seorang bayi yang ibunya mengonsumsi kapsul Docosahexaenoic Acid (DHA) 400mg setiap hari, risiko mengalami pilek pada usia satu bulan lebih kecil dibandingkan kelompok kontrol.

Para peneliti dari Emory University di Georgia Amerika Serikat mengatakan, uji coba yang dilakukan di Meksiko menunjukkan bahwa bayi yang termasuk dalam kelompok yang ibunya mengonsumsi DHA, terlihat lebih sehat secara keseluruhan.
Pada kelompok orang tua yang mengonsumsi suplemen selama tiga bulan, dapat mengurangi kemungkinan terserang penyakit sebanyak 14 persen, mengurangi risiko menderita demam selama 6 bulan, mengatasi masalah pernapasan, ruam dan penyakit lainnya. Tetapi secara signifikan, mereka akan lebih sering muntah.
Penelitian yang diterbitkan dalam Pediatrics journal, mengatakan DHA mempengaruhi durasi gejala penyakit dan mengurangi peluang bayi menderita pilek.
Omega-3 asam memainkan peran penting dalam perkembangan otak dan mata pada janin, terutama selama trimester terakhir kehamilan. Sedangkan studi sebelumnya pada orang dewasa dan anak-anak, omega 3 telah menunjukkan efek bervariasi pada sistem kekebalan tubuh dan penyakit.
Meskipun begitu, para peneliti mengatakan perlu adanya penelitian tambahan untuk mengetahui secara pasti bagaimana asam lemak mempengaruhi sistem kekebalan tubuh pada bayi dan seberapa besar potensi manfaat mengonsumsi suplemen saat hamil dan selama menyusui, kata para peneliti.

Efek Sugesti Multivitamin pada Perokok


 Bahaya rokok terhadap kesehatan tampaknya sudah diketahui dengan baik oleh para pecandu rokok. Namun karena tidak kuasa menghentikan kebiasaan buruknya, mereka berdalih rutin mengonsumsi suplemen multivitamin akan menjaga kesehatan mereka.

Dalam penelitian yang dilakukan Chiou tidak terbukti suplemen multivitamin akan menghilangkan efek buruk rokok, malah dengan mengonsumsi suplemen dan yakin mereka sehat, frekuensi merokok menjadi meningkat.

"Perokok yang minum suplemen setiap hari sebenarnya hanya menyugesti diri sendiri bahwa mereka terlindungi dari risiko kanker dan penyakit lain," kata Wen-Bin Chiou, ketua peneliti dari National Sun Yat-Sen University, Taiwan.
Para peneliti membagi 154 orang pecandu rokok menjadi dua kelompok. Pada penelitian pertama, 74 perokok diberikan placebo. Separuh responden diinformasikan bahwa itu adalah pil gula, sementara sisanya diberi tahu mereka mendapat suplemen vitamin C.
Kemudian para perokok tersebut diminta mengisi catatan mengenai survei selama mereka diijinkan merokok. Mereka yang mendapat suplemen vitamin C merokok lebih banyak dibanding kelompok yang mendapat plasebo. Kelompok perokok yang mendapat vitamin C juga mengaku mereka merasa lebih baik.
Pada percobaan kedua, dilakukan pada 80 pecandu rokok yang juga dibagi menjadi dua kelompok. Pertama adalah mereka yang diberitahu mendapat multivitamin dan sisanya diberitahu hanya mendapat plasebo. Seperti pada eksperimen pertama, perokok yang mengira mereka mengonsumsi multivitamin merokok lebih banyak dibanding kelompok kontrol.
Lebih lanjut lagi, perokok yang diberi multivitamin tersebut merokok lebih sering terutama karena mereka percaya multivitamin akan meningkatkan kesehatan.

Parasetamol Tingkatkan Daya Ingat



Parasetamol, golongan obat yang lebih populer sebagai pereda sakit dan demam, mulai digali manfaatnya sebagai obat untuk meningkatkan daya ingat.
Menurut situs Daily Mail, tim peneliti dari Swedia yakin parasetamol bekerja pda sel-sel otak yang mengendalikan memori. Pengujian klinik sudah dilakukan dan menunjukkan orang yang sering mengonsumsi parasetamol memiliki hasil tes memori yang lebih baik.

Sementara itu efek langsung dari parasetamol adalah mengaktifkan area otak yang berkaitan dengan kemampuan belajar, memori dan pemecahan masalah, yakni area hipokampus.
Penelitian di laboratorium menunjukkan parasetamol memicu pengeluaran serotonin di otak. Secara tidak langsung serotonin memicu peningkatan daya ingat. Hal ini terjadi karena serotonin memiliki efek mengurangi stres dan membuat otak lebih rileks.
Penelitian di Swedia menunjukkan tingkat kegelisahan pasien demensia berkurang hingga 17 persen setelah mengonsumsi parasetamol dosis tinggi selama dua bulan.
Menurut Dr.Anne Corbet, peneliti dari The Alzheimer Society, menjelaskan, masalah yang dihadapi pasien demensia bukan hanya lupa di mana meletakkan barang-barang. Pasien juga seringkali tidak bisa mengenali keluarganya dan kehidupannya.
Meski parasetamol tampak menjanjikan, namun Corbet menyarankan agar pasien tidak melakukan eksperimen sendiri dengan parasetamol karena riset-riset yang dilakukan para ilmuwan masih dalam tahap awal.

Diciptakan, Gel Penghambat Tumor di Payudara


Sebuah terobosan dalam dunia pengobatan tumor kanker payudara diciptakan oleh para ilmuwan di Amerika. Mereka membuat obat berbentuk gel yang diusapkan ke bagian tumor di payudara agar ukuran tumornya mengecil sebelum dilakukannya operasi.
Walau mengandung zat aktif yang sama dengan tablet tamoxifen, gel ini memiliki efek samping yang lebih kecil karena hanya diusapkan di lokasi tumor. Sedangkan zat aktif dalam pil akan menyebar ke seluruh peredaran darah.

Jika ujicoba tersebut berhasil membuktikan terapi ini efektif dan aman maka pengobatan yang disebut afimoxifene sudah bisa beredar dalam tiga tahun mendatang.
"Gel ini bisa menjadi solusi untuk para wanita yang enggan mengonsumsi tomoxiten," kata Profesor Seema Khan yang menguji gel ini.
Tamoxifen, merupakan obat yang banyak dipakai untuk mengecilkan tumor di payudara sebelum dilakukannya operasi atau untuk mengurangi kembalinya kanker di amsa depann. Obat ini menghambat reseptor di payudara yang menerima hormon estrogen yang dianggap memicu kanker payudara.
Tomoxifen dikembangkan di Inggris pada tahun 1960 dan membantu mengurangi risiko kematian akibat kanker payudara sebesar 30 persen. Tapi setengah wanita yang mengonsumsi obat ini berhenti sebelum lima tahun karena efek samping yang tidak menyenangkan seperti mual, muka merah dan kegemukan, selain juga efek samping yang lebih berat lainnya.
Sementara itu  afimoxfene dioleskan pada kulit lokasi tumor kemudian meresap ke dalam sel dan tetap di sana. Penggunaan gel juga dipastikan akan mengurangi efek toksin pada peredaran darah.
Penelitian di Perancis yang melibatkan 55 wanita menunjukkan bahan aktif tamoxifen yang digosokkan ke kulit memiliki efek memperlambat jaringan kanker seperti halnya pada tablet.
Penelitian selanjutnya akan dilakukan di Amerika selama enam minggu. Para partisipan akan diberikan tablet atau gel sebelum jadwal operasi untuk mengetahui ada tidaknya penyusutan tumor.

Mengenal Lebih Jauh Antioksidan


Tentu kita pernah mendengar atau membaca artikel kesehatan yang didalamnya terdapat istilah “antioksidan”, dan pastinya kata ini dideskripsikan sebagai sesuatu hal yang bermanfaat bagi tubuh manusia, mulai dari mencegah penuaan hingga anti kanker. Namun sebenarnya apa itu antioksidan? Apa saja fungsinya? Serta di mana kita bisa mendapatkannya? Berikut penjelasannya.    
Antioksidan merupakan nutrisi yang terkandung didalam makanan yang dapat mencegah atau memperlambat kerusakan oksidatif pada tubuh kita. Ketika sel tubuh mengguankan oksigen, secara natural sel-sel tersebut memproduksi radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan yang akhirnya memicu timbulnya kanker.

Antioksidan adalah nutrisi alami yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran tertentu, dan telah terbukti dapat melindungi sel-sel manusia dari kerusakan oksidatif dan memberikan keuntungan lainnya, antara lain :
 Apa Keuntungan dari Antioksidan?  
•    Menguatkan kekebalan tubuh agar tahan terhadap flu, virus, dan infeksi.
•    Mengurangi kejadian semua jenis kanker.
•    Mencegah terjadinya glukoma dan degenerasi makular.
•    Mengurangi risiko terhadap oksidasi kolestrol dan penyakit jantung.
•    Anti-penuaan dari sel dan keseluruhan tubuh.  
Apa Saja Tipe-tipe dari Antioksidan?  
Berikut beberapa tipe dari antioksidan dan sumber dimana kita bisa mendapatkannya :
•    Vitamin A : Vitamin yang larut dalam lemak ini dibutuhkan dalam pembentukan tulang, pencernaan, dan kesehatan mata selain itu juga dapat membantu dalam sistem kekebalan tubuh dan kulit. Makanan yang kaya akan vitamin A antara lain, wortel, hati, kentang manis, aprikot, jeruk, mangga, jambu biji, pepaya, susu, yogurt, dan kuning telur.
•    Vitamin C : vitamin merupakan pembersih radikal bebas yang berada di dalam suatu lingkungan yang berair, seperti didalam sel. Vitamin C bekerja secara sinergis dengan vitamin E untuk menghilangkan radikal bebas. Vitamin C banyak ditemukan di dalam jeruk, lemon, strawberry, tomat, paprika hijau, brokoli, dan sayuran berdaun hijau.
•    Vitamin E : Vitamin yang juga larut dalam lemak ini memelihara membran sel (yang sebagian besar terdiri dari asam lemak) dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Fungsi lain dari vitamin E adalah melindungi lemak di dalam LDL (kolestrol  jahat) dari proses oksidasi. Kacang, biji-bijian, sayuran berdaun hijau, minyak sayur, dan minyak hati, merupakan makanan yang kaya akan vitamin E.
•    Selenium : Selenium merupakan mineral yang harus dikonsumsi dalam jumlah yang terukur, karena jika dalam dosis besar bisa menjadi racun bagi tubuh. Makanan yang kaya akan selenium antara lain, ikan dan kerang, daging merah, telur, ayam, bawang putih, dan padi-padian.
•    Beta-karoten : Beta-karoten dikenal sebagai peluruh oksigen tunggal (suatu bentuk oksigen yang merupakan racun bagi tubuh) terbaik. Selain itu, beta-karoten juga merupakan pembersih radikal bebas yang baik terutama pada saat konsentrasi oksigen rendah. Beta-karoten dapat ditemukan pada wortel, paprika kuning dan merah, brokoli, kentang manis, mangga, dan jenis-jenis buah dan sayuran lainnya.
•    Likopen : Sebagai antioksidan, likopen sama dua kali lebih kuat dengan beta-karoten dalam melindungi sel darah putih dari kerusakan membran yang disebabkan oleh radikal bebas. Likopen juga dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat dan serviks. Sebagai tambahan, likopen dapat mencegah penyakit jantung dengan cara menghambat oksidasi kolestrol LDL. Bersama dengan beta-karoten, likopen diketahui berperan dalam melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan radiasi sinar UV. Makanan yang kaya akan likopen antara lain, tomat, jeruk bali, dan semangka.
•    Lutein : Lutein merupakan kartenoid dalam konsentrasi tinggi di daerah makula mata (bagian belakang mata yang menjadi tempat retina), di mana dipercaya untuk menyaring sinar biru yang merusak serta melindungi bagian belakang mata dari kerusakan yang disebabkan radikal bebas. Lutein juga membantu mencegah degenerasi makular yang berkaitan dengan usia, perkembangan glukoma, dan katarak. Makanan yang kaya akan lutein antara lain sayuran berwarna hijau gelap, seperti brokoli, kiwi, bayam, dan tunas brussel.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...