Tampilkan postingan dengan label KONSULTASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KONSULTASI. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Agustus 2011

Anak Muntah Saat Menangis


TANYA   Dok, bahaya tidak bila anak setiap batuk dan menangis selalu muntah, anak saya Rasya usia 2, 6 tahun dari usia setahun bila batuk/menangis selalu muntah. Mohon penjelasannya dok mengapa kondisi itu terjadi. Adakah pencegahannya? Terima kasih. Dwi Retno (28), Depok
JAWAB : Saat menangis dan/atau batuk, terlebih bila berlebihan, dapat merangsang refleks muntahnya. Antisipasinya adalah bergantung kepada kondisi saat itu. Pendekatan psikologis juga diperlukan saat ia menangis misalnya, dengan cara menghiburnya, mengalihkan perhatian sehingga tangisannya berhenti.
Minum air putih yang lebih sering dapat mengurangi kekentalan lendir saat ia batuk, sehingga batuknya menjadi lebih ringan dan efektif dan tidak merangsang reflks muntahnya

.

Alergi Susu? Pasti Ruam Kulit


TANYA Dok, saat usia 3 bulan anak saya mengalami gangguan pada kulit nya berupa bintik-bintik merah dan merata pada tubuhnya. Saya bawa ke salah satu RS di depok, dokter tersebut mengatakan anak saya mengalami alergi susu. Memang sejak lahir bayi saya sudah di beri susu formula karena saat ia lahir tidak diperbolehkan minum ASI karena saya mengalami pendarahan.   Sejak itu ia minum sufor tetapi saya tetap memberinya ASI meski frekuensinya sedikit. Yang saya mau tanyakan apakah benar dengan melihat kulit anak saya bintik merah dokter sudah bisa memastikan anak saya ada alergi susu? Kalaupun iya sampai kapan anak saya bisa minum susu yang tidak mengandung HA? Untuk makanannya, apa saya yang harus di asup oleh bayi yang mengalami alrergi susu? terima kasih dokter untuk waktunya. Umi (26), Depok
JAWAB : Sebenarnya perdarahan yang terjadi pada ibu bukan merupakan hambatan untuk memberikan si kecil ASI. Mengenai alergi protein susu sapi memang dapat dipikirkan apabila bayi yang mendapat sufor mengalami kondisi-kondisi seperti nafas/batuk yang produktif/grok-grok tanpa penyebab yang jelas seperti infeksi virus/radang tenggorokan, BAB berdarah/mencret, atau kemerahan di kulit tubuh. Terlebih jika kedua/salah satu orangtua mempunyai bakat alergi.
Pencegahannya sebenarnya paling baik adalah kembali mendapat ASi, namun bila tidak memungkinkan maka hindari sebisa mungkin mengkonsumsi sufor yang berasal dari susu sapi dan produk turunannya seperti keju, dan sebagainya. Sebagai pengganti dapat diberikan sufor yang terbuat dari kedelai (untuk bayi berusia 6 bulan keatas) atau sufor yang terhidrolisasi (hydrolisate formula)

.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...