Tampilkan postingan dengan label info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Maret 2012

Pertajam Memori Otak dengan Buah Beri


shutterstock
  Pertajam Memori Otak dengan Buah Beri- Kelompok buah beri, seperti blueberry, blackberry, atau strawberry, mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Karena itu buah ini sangat direkomendasikan untuk memperlambat penuaan dan mencegah radikal bebas. Manfaat lainnya yang baru-baru ini diketahui adalah meningkatkan fungsi otak dan mencegah penurunan memori akibat penuaan.

"Selain terkenal karena efek antioksidan, konsumsi buah beri juga memiliki efek langsung pada otak," kata peneliti, Marshall Miller, dari USDA-ARS Human Nutrition Research Center on Aging, dan rekan yang mempublikasikan temuannya dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry.

Para peneliti mengatakan, hasil studi laboratorium pada hewan menunjukkan bahwa diet tinggi  buah kelompok beri memberikan efek menguntungkan pada jalur sinyal otak dalam mencegah terjadinya peradangan dan kematian sel. Efek perbaikan pada fungsi otak tersebut bahkan membantu mencegah terjadinya gangguan otak seperti Alzheimer dan demensia, yang berkaitan dengan usia.

Cara kerja berry pada otak


Pada temuan terbarunya, peneliti mempelajari tentang efek dari konsumsi beri pada sinyal otak atau komunikasi internal dan perilaku. Hasil temuan menunjukkan bahwa konsumsi buah beri seperti pada hewan dan manusia berkontribusi dalam mencegah penuaan pada otak dalam berbagai cara.

Pertama, kandungan antioksidan yang tinggi beri membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan oleh radikal bebas berbahaya, yang dilepaskan dalam tubuh dari proses "oksidasi."

Kedua, beri mengubah cara neuron di otak dalam berkomunikasi satu sama lain. Perubahan ini dapat mencegah peradangan yang dapat menyebabkan kerusakan sel otak dan dengan demikian meningkatkan kontrol gerakan dan fungsi.

Sebagai contoh, peneliti mengatakan bahwa hasil temuan telah menunjukkan bahwa beri mampu meningkatkan fungsi otak dan mengontrol pergerakan pada hewan.

Selain itu, beberapa studi pada manusia juga telah menunjukkan bahwa suplementasi diet dengan buah beri dapat mengurangi peradangan pada manusia. Anggur dan blueberry juga telah terbukti memperbaiki fungsi otak pada orang dewasa dengan gangguan mental ringan.

Para peneliti mengatakan, masih diperlukan studi lebih lanjut untuk menentukan apakah efek menguntungkan pada fungsi otak merupakan hasil dari senyawa tertentu dari buah berry atau kombinasi unik dari bahan kimia yang terdapat dalam setiap buah beri.

Apel pencegah diabetes

shutterstock
Apel pencegah diabetes - Penelitian terbaru dari Amerika Serikat menemukan bahwa konsumsi beberapa jenis buah-buahan seperti blueberry, apel dan pir berkaitkan dengan risiko lebih rendah mengidap diabetes.

Menurut peneliti, buah-buahan ini banyak mengandung flavonoid, senyawa alami yang hadir pada buah-buahan, sayuran dan biji-bijian, yang berdasarkan hasil beberapa riset terkait dengan manfaat kesehatan seperti rendahnya risiko penyakit jantung atau kanker.

"Orang yang mengonsumsi blueberry atau apel dalam jumah yang lebih tinggi, mereka cenderung memiliki risiko rendah terkena diabetes tipe 2," kata An Pan, seorang peneliti dari Harvard School of Public Health.

Menurut Pan, temuan ini menunjukkan adanya asosiasi, tetapi tidak secara langsung membuktikan bahwa buah-buahan itu dapat mencegah diabetes.

Riset yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition ini menunjukkan hasil yang sejalan dengan beberapa riset sebelumnya yang telah lebih dulu menghubungkan diet tinggi buah-buahan (kaya flavonoid) berkaitan dengan penurunan risiko hipertensi.

Menurut American Diabetes Association, sekitar 26 juta orang Amerika mengidap penyakit diabetes. Hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh dalam memproduksi atau menggunakan insulin, hormon yang mengubah glukosa dalam darah menjadi energi.
Diabetes tipe 2 biasanya dapat dikontrol dengan olahraga serta perubahan pola makan dan tanpa insulin.

Dalam risetnya, peneliti dari U.S. National Institutes of Health melacak pola diet sekitar 200.000 pria dan wanita selama 24 tahun.  Para peserta, di minta untuk mengisi kuisioner tentang seberapa sering mereka mengonsumsi makanan dan minuman tertentu dengan ukuran porsi standar. Pada awal riset, seluruh peserta diketahui tidak ada yang menderita diabetes, tetapi selama periode penelitian berlangsung, sebanyak 12.600 peserta didiagnosis dengan diabetes.

Hasil riset menemukan bahwa mereka yang gemar mengonsumsi blueberry memiliki risiko 23 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2 dibandingkan dengan mereka yang tidak makan blueberry. Sementara peserta yang makan lima atau lebih apel seminggu juga memiliki risiko 23 persen lebih rendah terkena diabetes ketimbang peserta yang tidak makan apel.

Para peneliti mengungkapkan bahwa senyawa flavonoid pada buah-buahan tersebut mungkin memberikan efek yang menguntungkan dalam menekan risiko diabetes. "Kami menemukan hasil yang konsisten dari tiga hasil riset. Di mana ketiga penelitian menunjukkan bahwa konsumsi apel dan blueberry bermanfaat untuk mencegah diabetes tipe 2," kata Pan.

Menurut Pan, temuan tersebut telah memperhitungkan faktor risiko lain, seperti berat badan, merokok dan riwayat keluarga diabetes. "Temuan ini sangat bagus karena mendorong kita untuk mengonsumsi buah-buahan secara langsung ketimbang jus buah (olahan)," katanya, mengutip bukti terbaru bahwa jus buah olahan yang diberi gula dan zat tambahan lain dapat meningkatkan risiko diabetes

Cara Mengurangi Kecanduan Kafein

shutterstock
Cara Mengurangi Kecanduan Kafein- Tak ada yang salah dengan kafein, sampai Anda menengguknya terlalu banyak sehingga menderita nyeri ulu hati dan sulit tidur. Jika Anda terlalu cemas tentang kemungkinan dampak buruk kafein dalam jangka panjang, cobalah menguranginya.

Mengurangi kafein memang bisa mengurangi keluhan nyeri ulu hati (acid reflux), gangguan tidur, dan kecemasan. Tetapi menghentikan kafein sama sekali bisa membuat Anda lebih mudah marah, kelelahan, bahkan sakit kepala. Untuk itu ikuti kiat-kiat aman mengurangi kafein seperti disampaikan oleh Robynne Chutkan, pakar gastroenterologi dari University Medical Center ini.

1. Kurangi perlahan

Bila Anda termasuk peminum berat kafein, maka Anda perlu menguranginya secara perlahan sehinga gejala ketagihan bisa dikurangi. Ingatlah bahwa kafein bisa didapatkan dari banyak sumber, termasuk cokelat.

2. Cari minuman pengganti

Sebagai awal mungkin Anda bisa mengganti kopi dengan kopi decaf yang kandungan kafeinnya jauh lebih sedikit. Perlahan gantilah kopi dengan minuman lain yang bebas kafein.

3. Redakan nyeri kepala
Sakit kepala yang berlangsung lebih dari dua hari bisa menjadi tanda Anda mengalami gejala ketagihan kafein. Bila sakit kepala mulai mengganggu konsumsi pereda nyeri kepala. Sebaiknya hindari aspirin atau ibuprofen dan memilih asetaminopen karena tidak menyebabkan nyeri ulu hati.

4. Minum lebih banyak air

Minum lebih banyak air adalah salah satu cara untuk melakukan detoks. Selain itu dalam keadaan terhidrasi, tubuh akan lebih waspada sehingga pikiran tetap fokus meski tanpa kafein.

5. Olahraga

Olahraga bisa memiliki efek seperti stimulan, seperti halnya kafein. Karena itu jika muncul tanda-tanda ketagihan kafein, seperti rasa lelah, pusing, lakukan aktivitas fisik untuk meningkatkan energi.

6. Asup makanan sehat
Bila selama ini kafein menjadi andalan dikala Anda sibuk, sebagai gantinya asuplah hanya makanan sehat, yakni yang tidak mengandung gula tambahan dan makanan siap saji. Makanan sehat adalah pemacu energi yang baik, terutama karbohidrat yang berasal dari serat.

7. Perhatikan jadwal

Ini berarti jangan biarkan "tangki" makanan Anda kosong dalam waktu lebih dari empat jam. Perut yang dibiarkan kosong akan membuat tubuh tak berenergi dan lebih sulit berkonsentrasi.

8. Cukup tidur

Kopi mengandung stimulan sehingga jika kita berhenti mengonsumsinya kita cenderung merasa kurang bertenaga. Padahal, obat paling ampuh untuk mengembalikan energi adalah tidur. Untuk menyiasati sulit tidur, hindari tidur siang, berolahraga secara teratur, dan tidur pada waktu yang sama setiap malam.

Pilihan Makanan Sesuai Golongan Darah

 
shutterstock
Pilihan Makanan Sesuai Golongan Darah  - Untuk mengetahui apakah makanan yang Anda konsumsi sesuai dengan kebutuhan atau tidak, rupanya sangat dipengaruhi dari jenis golongan darah. Ya, setiap golongan darah diyakini memiliki respon yang berbeda-beda terhadap apa yang Anda konsumsi.

Dr Peter D’Adamo, seorang dokter naturopati dan ahli dalam bidang golongan darah manusia mengungkapkan bahwa setiap golongan darah menghasilkan antigen yang bereaksi terhadap setiap jenis makanan. D'Adamo mengatakan, konsumsi makanan yang tidak menimbulkan reaksi baik terhadap golongan darah dapat menyebabkan kelelahan, retensi cairan dan masalah berat badan.

Sementara, jika Anda mengonsumsi makanan yang kompatibel dengan jenis golongan darah Anda, hal ini akan membantu meningkat energi, mencegah penyakit dan mengurangi berat badan.  Berikut ini adalah sekilas mengenai jenis makanan yang seseuai dengan golongan darah, seperti dipaparkan oleh D'Adamo:
Golongan Darah O
Golongan darah O merupakan salah satu jenis golongan darah yang paling umum dan jumlahnya paling banyak ketimbang jenis golongan darah lain. Sekitar 45 persen orang Amerika diketahui memiliki golongan darah O. Berdasarkan jenis makanan, orang dengan golongan darah O sangat cocok untuk mengonsumsi daging yang kaya protein tinggi. Individu dengan golongan darah O memiliki lebih banyak asam lambung ketimbang golongan darah lainnya, yang membuat mereka lebih cocok untuk mencerna daging.

Golongan Darah A
Menurut D'Adamo, orang dengan tipe darah A paling cocok untuk mengonsumsi sayur-sayuran alias vegetarian, karena mereka tidak memiliki cukup asam lambung untuk dapat mencerna daging. Diet protein nabati seperti kacang, legumes, kedelai dan karbohidrat kompleks adalah makanan yang cocok untuk Anda yang memiliki golongan darah A.

Golongan Darah B
Jagung, gandum, lentil, tomat, kacang tanah dan biji wijen merupakan jenis makanan yang dapat mempengaruhi metabolisme dan menyebabkan kelelahan serta retensi cairan. Orang dengan golongan darah B sebaiknya juga menghindari konsumsi ayam, karena memiliki lektin pada jaringan otot dan menimbulkan reaksi kurang baik dengan golongan darah mereka. Adamo menyarankan untuk mengonsumsi banyak sayuran dan memilih jenis daging yang lain seperti daging kambing, kelinci dan daging rusa.

Golongan Darah AB
Jenis AB adalah golongan darah paling langka. Di  Amerika saja, hanya sekitar 5 persen warga memiliki golongan darah ini. Mengingat golongan darah Anda mewarisi campuran gen, jadi makanan paling cocok untuk Anda adalah mengonsumsi campuran makanan laut, gandum dan sayuran. Menurut D'Adamo, individu dengan golongan darah AB kurang memiliki kadar asam lambung yang cukup untuk pencernaan daging, tapi mereka dapat mengonsumsi ikan. D'Adamo mengatakan, sayuran hijau, ikan laut dan susu rendah lemak merupakan makanan yang tepat untuk mereka dengan golongan darah AB.

Salmon Makanan Super Ibu Hamil


shutterstock
Salmon  Makanan Super   Ibu Hamil - Konsumsi ikan salmon ternyata dapat menaikan derajat kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandung. Hasil temuan para ilmuwan dari University of Granda menunjukkan, konsumsi dua porsi salmon seminggu dapat mempromosikan kesehatan ibu hamil dan bayi secara keseluruhan.

Ilmuwan menemukan, asupan ikan salmon meningkatkan kadar asam lemak omega-3 dan meningkatkan pertahanan antioksidan pada wanita hamil dan bayi. Konsumsi ikan salmon juga diketahui tidak mengubah tingkat stres oksidatif, respon inflamasi dan homeostasis (ketahanan) vaskuler.

Dalam risetnya, peneliti menggunakan sampel secara acak pada wanita hamil yang tingkat konsumsi ikannya rendah. Sampel dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama, ibu hamil menerapkan pola diet seperti yang biasa mereka lakukan. Sementara kelompok kedua, ibu hamil diberi konsumsi dua porsi ikan salmon sejak usia kehamilan memasuki 20 minggu sampai batas waktu yang ditentukan.

Salmon yang digunakan dalam penelitian ini telah dipelihara dan diberikan makanan khusus sehingga salmon memiliki tinggi kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi dan rendah kontaminasi.

Sampel darah dan urin
Selanjutnya peneliti mengambil sampel darah dan urin dari dua kelompok. Peserta juga diminta untuk mengisi kuisioner tentang apa saja yang mereka makan pada minggu ke 20 dan 34 usia kehamilan, yang akan memberikan informasi tentang asupan makanan selama 12 minggu sebelumnya.

Selanjutnya, sampel darah dan urin peserta diambil kembali memasuki minggu ke 38 usia kehamilan. Hasilnya menunjukkan, konsentrasi asam lemak omega-3 meningkat pada wanita hamil yang diberikan asupan dua porsi salmon setiap minggnya.

Hasil yang sama juga terlihat pada bayi baru lahir. Dua porsi salmon setiap minggu membantu ibu dan anak mereka mencapai asupan asam lemak omega-3 sesuai dengan rekomendasi.

Para ahli juga menemukan, biomarker untuk oksidasi lipid dan kerusakan oksidatif pada DNA tidak dipengaruhi oleh asupan salmon. Dengan demikian, peneliti menyimpulkan bahwa makan dua porsi salmon seminggu selama kehamilan tidak akan meningkatkan stres oksidatif.

Popcorn Camilan Kaya Antioksidan

 
shutterstock
Popcorn Camilan Kaya Antioksidan — Siapa yang tak kenal dengan popcorn. Di samping rasanya yang gurih, popcorn ternyata juga memiliki reputasi yang baik sebagai makanan ringan. Para ilmuwan melaporkan bahwa popcorn mengandung lebih banyak zat antioksidan menyehatkan yang disebut polifenol ketimbang buah dan sayuran.

Polifenol
memiliki manfaat kesehatan yang besar karena senyawa ini mampu membantu melawan molekul berbahaya yang merusak sel. Temuan ini rencananya akan dipresentasikan dalam National Meeting and Exposition of the American Chemical Society (ACS) pada minggu ini.

Peneliti menemukan bahwa satu porsi popcorn mengandung hampir 300 mg antioksidan—hampir dua kali lipat (160 mg) untuk semua buah-buahan per porsi. Peneliti bahkan menemukan, kulit popcorn—bagian yang sering terjebak di sela-sela gigi—sebenarnya memiliki konsentrasi polifenol dan serat paling tinggi. "Kulit mereka layak mendapatkan perhatian lebih karena memiliki kandungan gizi lebih banyak," kata Vinson.

Meski begitu, Vinson memperingatkan bahwa seseorang tidak dapat hanya bergantung pada popcorn. Pasalnya, walau bagaimanapun, popcorn tidak mengandung vitamin dan nutrisi sebagaimana yang terkandung pada buah dan sayuran.

Vinson dan timnya menyimpulkan, "Popcorn mungkin makanan ringan yang sempurna. Satu porsi popcorn memberikan lebih dari 70 persen asupan harian gandum. Rata-rata orang hanya mendapat sekitar setengah porsi gandum utuh sehari, dan popcorn dapat mengisi kekurangan tersebut dengan cara yang menyenangkan."
Jangan keliru membuat "popcorn"
Vinson kembali memperingatkan cara penyajian popcorn yang keliru yang justru dapat menimbulkan masalah kesehatan serius. Cara yang salah tersebut, misalnya, memasak menggunakan minyak, mengoleskan mentega, atau memberikan tambahan garam dan gula, yang justru akan membuat makanan ringan tersebut tinggi kandungan lemak dan kalori.

"Popcorn yang dibuat dengan microwave dan ditambahkan minyak memiliki kalori dua kali lebih banyak. Sekitar 43 persen popcorn yang dibuat menggunakan microwave adalah lemak," jelasnya.

coklat bikin langsing

 
coklat bikin langsing -Ini adalah kabar baik bagi para penggemar cokelat. Riset terbaru mengindikasikan, mereka yang rutin mengudap cokelat memiliki tubuh yang lebih ramping ketimbang mereka yang jarang mengonsumsinya. Ilmuwan dari  University of California, San Diego, Beatrice Golomb, MD, PhD beserta timnya menemukan bahwa orang dewasa yang makan cokelat secara teratur cenderung mempunyai badan yang lebih langsing ketimbang yang tidak.

Seperti yang dipublikasikan secara online dalam Archives of Internal Medicine pada 26 Maret 2012, peneliti menekankan bahwa temuan ini tidak membuktikan bahwa rutin mengonsumsi cokelat dapat menurunkan berat badan. Tetapi kemungkinan ada faktor lain yang ikut memengaruhi perbedaan berat badan atau mungkin secara statistik hanya merupakan suatu kebetulan.

Dalam risetnya, Golomb dan rekan melibatkan hampir 1000 orang relawan. Peserta diminta untuk mengisi kuesioner tentang seberapa sering mereka makan coklat. Rata-rata usia relawan adalah 57 tahun dan 68 persen diantaranya adalah laki-laki.

Peneliti kemudian mencoba menemukan hubungan antara konsumsi cokelat dan indeks massa tubuh (BMI) peserta. BMI adalah perhitungan berdasarkan tinggi dan berat badan yang digunakan untuk menentukan berat badan, kelebihan berat badan dan obesitas pada orang dewasa.

Indeks massa tubuh peserta rata-rata 28 - artinya, kelebihan berat badan tetapi tidak obesitas. Rata-rata, peserta makan cokelat dua kali seminggu dan rutin melakukan aktivitas fisik (olahraga) tiga sampai empat kali dalam seminggu.

Hasil kajian menunjukkan bahwa mereka yang makan rutin atau sering makan coklat memiliki BMI lebih rendah dari yang lain, bahkan ketika peneliti telah mengaitkan dengan faktor lainnya seperti usia, jenis kelamin, pendidikan dan konsumsi buah dan sayuran. Bahkan, perbedaan antara peserta yang sering dan jarang makan cokelat sekitar 5 sampai 7 pon.
Golomb mengatakan, cokelat termasuk makanan yang kaya antioksidan - zat yang dapat melawan agen perusak di dalam tubuh. Beberapa riset juga telah menunjukkan, konsumsi cokelat dapat memberi efek kesehatan yang positif seperti menurunkan tekanan darah dan menjaga kolesterol. Tapi di sisi lain, coklat bisa juga bisa membawa malapetaka karena tinggi kandungan kalori dan lemak.

Golomb kembali mengingatkan bahwa studi ini tidak menyatakan bahwa konsumsi cokelat dapat membantu menurunkan berat badan. Studi tersebut juga tidak menyebutkan secara spesifik jenis cokelat apa yang paling baik untuk tubuh.  "Temuan ini bukan berarti bahwa Anda harus pergi keluar dan makan 20 pon cokelat per hari," ucap Golomb.

Zat Pewarna Soda Memicu Kanker

 
shutterstock
 - Sebuah kelompok advokasi publik di Amerika Serikat mengklaim bahwa zat pewarna yang dipakai untuk membuat minuman soda berwarna karamel atau kecokelatan bisa menyebabkan kanker.

Dalam surat yang mereka kirimkan kepada Food and Drug Administration (FDA), mereka meminta agar pemerintah melarang penggunaan zat warna itu.

Menurut Michael Jacobson, direktur eksekutif Center for Science in the Public Interest (CSPI), mengatakan hasil analisa laboratorium menemukan bahwa kadar 4-methylimidazole (4-MI) dan 2-methylimidazole, yang terbentuk ketika gula dicampur dengan amonia dan sulfat untuk menciptakan warna karamel, dalam 340 gram soda mengandung lima kali lipat dari batasan yang diperbolehkan oleh negara bagian California yakni 29 mikrogram.

Pernyataan tersebut menimbulkan kekhawatiran karena konsumsi minuman soda orang Amerika cukup tinggi.

Menanggapi klaim tersebut, juru bicara FDA, Doug Karas mengatakan bahwa menurut standar nasional, kandungan 4-MI dalam soda sangat kecil untuk dapat memicu kanker. "Konsumen harus mengonsumsi sekitar 1000 kaleng soda setiap hari untuk mencapai dosis yang dianggap memicu kanker itu," katanya.

Batasan zat pewarna 4-MI dalam soda, menurut FDA adalah tak lebih dari 250 ppm dan karamel akan encer ketika dimasukkan ke soda. Selain itu, level tertinggi 4-MI yang ditemukan oleh CSPI adalah sekitar 0,4 ppm.

Menanggapi hal tersebut, American Beverage Association, mengatakan zat warna karamel yang dipakai dinyatakan aman di seluruh dunia, termasuk oleh European Food Safety Authority dan Health Canada.

Selain kandungan zat pewarna, menurut CSPI para penggemar soda harus mewaspadai juga kandungan gula yang tinggi dalam soda yang bisa memicu obesitas, diabetes dan gangguan kesehatan lain.

Buah dan Sayur Bikin Kulit Mulus

 
shutterstock
ilustrasi
 - Sebuah riset terbaru mengindikasikan, diet tinggi sayur dan buah-buahan merupakan cara terbaik dan alami untuk membuat kulit terlihat lebih menarik. Bahkan dalam riset terbarunya, para peneliti dari Skotlandia menemukan, diet tinggi buah dan sayuran akan memberikan perubahan warna kulit menjadi kemerahan dan kekuningan pada orang kulit putih.
Peneliti beranggapan, buah dan sayur sebagai makanan yang kaya antioksidan dan sarat dengan pigmen nabati, yang dapat mempengaruhi warna kulit. Temuan ini dipublikasikan dalam journal online PLoS ONE.

Dalam risetnya, peneliti mengumpulkan data dari 35 mahasiswa di University of St Andrews, Skotlandia. Usia mereka rata-rata adalah 21 tahun. Peserta studi diminta untuk mengisi kuisioner frekuensi makanan yang menjelaskan seberapa sering mereka makan makanan tertentu selama tiga sesi penelitian selama enam minggu.

Hasil kuesioner menunjukkan bahwa, rata-rata para siswa makan 3,5 porsi buah dan sayuran sehari.

Para ilmuwan juga mengukur warna kulit setiap peserta di tujuh lokasi tubuh, termasuk bagian pipi, dahi, bahu, dan lengan atas, pada awal penelitian, serta di minggu ke tiga dan minggu ke enam.

Hasil temuan menunjukkan, tidak butuh waktu yang lama dan tidak butuh peningkatan besar dalam makanan untuk memperbaiki penampilan kulit. Setelah enam minggu, para ilmuwan melihat adanya peningkatan yang nyata dalam warna kulit di mana lebih kemerahan dan kekuningan pada orang yang meningkatkan asupan buah dan sayuran.

"Perubahan warna kulit ada hubungannya dengan apa yang Anda makan selama periode waktu yang relatif singkat dan itu dicapai melalui perubahan pola makan yang relatif sederhana," kata peneliti.

Peneliti berpendapat senyawa seperti karotenoid - pigmen yang memberikan warna merah, kuning, dan oranye pada buah-buahan dan sayuran - adalah agen utama yang memainkan peran penting dalam memberikan warna pada kulit. Makanan seperti wortel, ubi, labu, dan aprikot sangat kaya akan beta-karoten, seperti juga beberapa sayuran hijau tua, termasuk bayam dan kangkung. Sementara itu jenis karotenoid lain seperti likopen, banyak ditemukan pada tomat dan produk jeruk.

Para ilmuwan menambahkan bahwa mereka tidak tahu apakah temuan ini akan memberikan manfaat yang sama pada orang dengan pigmentasi kulit yang berbeda, atau apakah orang dewasa yang lebih tua akan mengalami perubahan yang sama dalam warna kulit dengan orang dewasa muda.

Manfaat Maksimal dari Jus Buah

 
SHUTTERSTOCK
Kandungan sari buah biasanya 100 persennya diperoleh dari buah.
  - Sudah banyak orang yang memahami bahwa mengonsumsi jus baik buah atau sayuran memiliki peran besar untuk menunjang kesehatan. Kenapa? Karena dengan mengonsumsi buah dan sayuran mentah dalam bentuk jus memungkinkan kita untuk memperoleh enzim dalam jumlah yang lebih besar ketimbang yang dimasak terlebih dahulu.
Tetapi, untuk mendapatkan manfaat maksimal dari jus, ada baiknya jika Anda memahami nutrisi dan mineral apa saja yang terkandung pada masing-masing buah dan sayuran. Hasil kombinasi antara buah dan sayuran dapat menjadi formula yang tepat untuk mengatasi masalah kesehatan dan kondisi medis.

Misalnya, jika Anda penderita diabetes dan ingin menghindari penggunaan jagung dalam resep membuat jus, Anda bisa mengganti mentimun sebagai gantinya. Mengetahui secara tepat manfaat dari konsumsi buah dan sayuran akan memberikan perbedaan besar pada kondisi kesehatan seseorang.

Yang perlu diingat dalam proses membuat jus
:

- Cuci semua buah dan sayuran dengan benar untuk menghindari paparan pestisida dan zat kimia lain, disamping juga untuk memaksimalkan manfaat jus. Saat membuat jus apel, pastikan untuk tidak membuang kulitnya untuk mempertahankan vitamin esensial yang terkandung di dalamnya.

- Beberapa buah atau sayur seperti ketimun mungkin memiliki lapisan lilin. Jadi, sebelum membuatnya menjadi jus, Anda harus mencuci dan mengupas kulitnya.

- Bila ada menggunakan buah yang memiliki banyak biji, pastikan terlebih dahulu untuk membuang bijinya sebelum dibuat jus.

- Beberapa jenis sayuran seperti bit, memiliki rasa yang agak pahit. Untuk membuat rasanya lebih manis, Anda dapat menambahkan buah-buahan seperti apel atau anggur, untuk memberikan rasa manis pada jus Anda. Anda juga dapat mengkombinasikannya dengan madu dan atau sayuran lain.

Manfaat buah-buahan tertentu

- Anggur : dapat menurunkan kolesterol dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Anggur merupakan sumber yang baik dari antioksidan yang dapat membantu Anda tetap merasa muda dan awet muda.
- Apel : membantu melawan kanker payudara, menurunkan kolesterol, memecahkan masalah jerawat dan membantu mempercepat metabolisme.
- Stroberi : membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan membantu mencegah serangan asma.
- Jagung : membantu membersihkan ginjal.
- Jus kelapa : membersihkan racun dari tubuh

Masih banyak lagi manfaat dari konsumsi jus buah dan sayuran seperti mencegah arthritis, kanker, menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan meningkatkan fungsi otak agar jauh lebih baik

8 Makanan Anti Kanker Kolorektal



shutterstock
  - Kanker kolorektal atau usus besar adalah suatu bentuk keganasan yang terjadi pada kolon, rektum, dan appendix (usus buntu). Para ahli menerangkan bahwa dengan membuat perubahan gaya hidup dapat mencegah sekitar 70 persen berkembangnya kanker usus besar.

Untuk melindungi diri Anda dari ancaman kanker tersebut, sudah saatnya Anda membuat rencana dan program diet yang tepat, khususnya dengan mengonsumsi beberapa makanan berikut, yang dipercaya menjadi musuh utama kanker kolon :

1. Kacang, lentil, kacang polong dan makanan lain tinggi kadar folat


Perbanyak makanan seperti yang telah disebutkan di atas jika salah satu anggota keluarga Anda mengidap kanker kolorektal. Selain kaya dengan serat, makanan tersebut juga tinggi kandungan folat, vitamin B yang melindungi sel DNA dari kerusakan. Menurut sebuah studi dari Harvard University melibatkan hampir 89.000 wanita diketahui bahwa mereka - yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker kolorektal - yang mengonsumsi lebih dari 400 mcg (mikrogram) folat setiap hari, berisiko  52 persen lebih rendah mengidap kanker kolorektal ketimbang wanita yang mengkonsumsi hanya 200 mcg folat sehari . Anda bisa mendapatkan sekitar 100 sampai 150 mcg hanya dengan makan secangkir buncis atau bayam matang. Satu buah jeruk berukuran sedang juga mengandung sekitar 50 mcg.

2. Susu


Susu memiliki peran sangat vital dalam membangun pertumbuhan tulang yang kuat. Tapi tidak banyak yang tahu bahwa susu juga dapat membantu melindungi Anda dari kanker usus besar. Riset yang melibatkan lebih dari setengah juta orang menunjukkan bahwa minum setidaknya secangkir susu setiap hari dapat menurunkan risiko kanker usus besar dan rektum sekitar 15 persen. Sementara, mereka yang minum lebih dua gelas sehari, risikonya menurun 12 persen.

Sebuah rekomendasi menganjurkan, seseorang harus memenuhi setidaknya 250 mililiter susu sehari. Mengingat lemak jenuh terkait dengan pertumbuhan tumor, maka akan lebih baik jika Anda memilih susu rendah lemak atau susu skim.

3. Sayuran dari keluarga Cruciferous


Jenis sayuran yang dimaksud antara lain brokoli, kubis, kembang kol, lobak. Sayuran kelompok ini merupakan pelawan kanker paling kuat karena mengandung berbagai senyawa yang mampu mengusir kanker, yang merusak sel DNA. Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa orang yang makan sayuran 50 persen memiliki risiko lebih rendah mengidap kanker usus besar ketimbang mereka yang makan dalam jumlah sedikit. Anda harus memenuhi setidaknya empat setengah cangkir (125 mililiter) porsi setiap minggu.

4. Gandum, buah-buahan dan sayuran tinggi serat


Meski tidak ada penelitian yang secara pasti dapat membuktikan manfaat serat untuk mencegah kanker kolon, tetapi para ahli masih mendorong agar seseorang makan lebih dari 15 gram serat setiap harinya. Mengapa? Karena serat dapat dengan cepat membantu makanan melewati sistem pencernaan, sehingga bila ada makanan yang bersifat karsinogen, makanan itu tidak berlama-lama tinggal di saluran pencernaan.

Sebuah riset berskala besar European Prospective Investigation of Cancer and Nutrition (EPIC) menunjukkan bahwa orang yang makan banyak serat, 40 persen lebih kecil kemungkinan mengembangkan kanker usus besar.

5. Kunyit
Kunyit adalah jenis rempah-rempah yang cukup banyak dikenal dan sering digunakan sebagai bumbu masakan. Warna kuning alami dalam kunyit yang disebut curcumin, dipercaya sebagai agen anti kanker dan memiliki efek anti-inflamasi (meredam peradangan yang yang dianggap berkontribusi untuk pertumbuhan tumor). Curcumin juga dapat membantu membersihkan karsinogen dalam tubuh sebelum merusak sel DNA dan membantu memperbaiki kerusakan sudah terjadi.

Penelitian di laboratorium menunjukkan rempah-rempah ini juga membantu menghentikan pertumbuhan dan penyebaran sel kanker. Tidak ada rekomendasi yang dianjurkan, namun Anda hanya perlu untuk menggunakannya lebih sering dalam campuran masakan Anda.

6. Ikan dan ayam
Berbagai riset menunjukkan bukti hubungan antara konsumsi daging merah dan risiko kanker usus besar. Tapi Anda tidak perlu takut untuk mengonsumsi daging, karena daging ayam dan ikan bisa menjadi pilhan alternatif.

Hasil dari penelitian dari EPIC menunjukkan bahwa makan sedikitnya 300 g ikan (dua atau tiga porsi) seminggu dapat menurunkan risiko kanker usus sebesar 30 persen. Temuan ini tidak begitu mengejutkan. Jika Anda memilih ikan berlemak seperti salmon atau makarel, secara langsung Anda akan mendapatkan asam lemak omega-3 lebih banyak yang membantu mengurangi peradangan pada usus.

Jika Anda tidak terlalu suka makan ikan, coba ayam. Studi menunjukkan bahwa konsumsi daging ayam tidak seperti daging merah, karena tidak secara aktif memicu kanker usus besar. Ingat, sebagian besar lemak ayam terdapat di kulit, sehingga sangat disarankan untuk membuang kulit ayam sebelum dimasak.

7. Bawang putih dan bawang merah
Bawang putih mungkin tidak dapat melindungi Anda dari vampir, tetapi bisa membantu mengusir kanker usus besar. Baik bawang putih dan bawang merah mengandung sulfida, yang membantu untuk membersihkan zat karsinogen dan sel kanker. Riset menunjukkan, wanita yang mengkonsumsi 1-2 siung bawang putih per minggu memiliki risiko 32 persen lebih rendah terkena kanker usus besar ketimbang wanita yang jarang makan bawang putih.

Dan menurut sebuah studi yang meneliti konsumsi buah dan sayur di antara lebih dari 650 orang di Australia Selatan menunjukkan bahwa peserta yang sering makan bawang risiko mengidap kanker kolon berkurang menjadi 52 persen. Makan beberapa siung bawang putih dan sekitar setengah cangkir (125 mL) bawang setidaknya beberapa kali seminggu dapat membantu menurunkan risiko kanker Anda.

8. Teh hitam dan teh hijau
Penelitian di laboratorium menunjukkan bahwa senyawa dalam teh membantu menonaktifkan agen penyebab kanker. Bahkan senyawa tersebut juga mampu menghalangi pertumbuhan sel kanker. Di antara lebih dari 35.000 perempuan yang terlibat dalam Lowa Women Health Study menunjukkan, mereka yang minum dua cangkir atau lebih teh setiap hari hampir 30 persen lebih rendah terserang kanker usus ketimbang mereka yang jarang minum teh.

Dan sementara mereka terutama minum teh hitam, itu perlu dicatat bahwa teh hijau mengandung lebih dari senyawa antioksidan yang disebut catechin, yang muncul untuk bekerja keajaiban

Mengunyah dengan Lambat Kurangi Asupan Kalori

 
shutterstock
ilustrasi
  - Demi kepraktisan banyak orang memilih makanan "siap minum" sehingga tak perlu repot mengunyah berbagai jenis makanan. Padahal, mengunyah sebenarnya adalah kunci untuk meningkatkan rasa kenyang.

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa orang yang makan dengan perlahan dan mengunyah makanannya tanpa terburu-buru, mengasup kalori lebih sedikit.

Dalam riset terbaru, para peneliti membandingkan antara mereka yang mengunyah makanannya dengan orang yang langsung meminum makanannya.

Penelitian dilakukan terhadap 20 pria sehat yang dibagi dalam tiga kelompok, yakni mereka yang memakan langsung beberapa buah dan segelas air, kelompok yang mengonsumsi makanan yang diblender dengan sendok, serta keompok yang meminum buah-buahan yang diblender.

Hasilnya, dua kelompok pertama memiliki level kepuasan dan rasa kenyang yang sama dibandingkan dengan kelompok yang meminum jusnya. Kelompok yang meminum jus itu juga diketahui memiliki rasa keinginan untuk makan lagi jauh lebih besar dibanding kelompok yang mengunyah makanannya.

Para ahli mengungkapkan bahwa kegiatan mengunyah akan memperlambat proses mengasup makanan. Studi yang dilakukan di Denmark juga menemukan orang yang makan dengan perlahan mengonsumsi makanan 24 persen lebih sedikit dibanding dengan yang makan cepat.

Diet Khusus Biar Tak Mudah Lapar



Shutter Stock
  - Rasa lapar tak selamanya merupakan sinyal tubuh kita memerlukan energi. Seringkali lapar timbul sebagai sinyal bahwa kita memerlukan kenyamanan, yang bagi sebagian orang dapat dipenuhi dari makanan.

Bagi orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan, lapar menjadi musuh tersendiri karena jika perut tak segera diisi dorongan untuk makan berlebihan pun semakin besar.  Untuk menyiasatinya, pakar gizi dari Departemen Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Dr. Fiastuti Witjaksono, Sp.GK (K) menyarankan untuk menerapkan pola makan tinggi protein.

"Seperti halnya serat, protein juga punya efek mengenyangkan karena ia memiliki termik efek yang tinggi yakni proses pemakaian energi untuk mengubah makanan yang kita asup," kata Dr. Fiastuti di Jakarta, Selasa (13/3/2012).

Ia menjelaskan, di dalam saluran cerna, protein akan merangsang peningkatan hormon anoreksigenik dan menurunkan hormon roksigenik. "Hormon aneroksigenik membuat nafsu makan berkurang," katanya.

Dalam penelitian disertasi yang dilakukannya, Fiastuti meneliti 60 orang perempuan obesitas yang dibagi menjadi tiga kelompok pola makan.  Hasilnya, mereka yang memiliki pola makan tinggi protein cenderung lebih jarang lapar sehingga asupan kalorinya lebih sedikit.

"Menurut angka kecukupan gizi, seharusnya kita mengonsumsi protein 15-20 persen dari total kalori. Untuk mereka yang ingin berdiet bisa menerapkan jumlah kalori lebih tinggi lagi yakni sekitar 40 persen," katanya.

Diet tinggi protein bisa diterapkan dengan mengasup susu tinggi protein, putih telur, atau ikan. "Untuk mudahnya, kita mengonsumsi lauk pauk lebih tinggi dari karbohidrat," paparnya.

Ditambahkan olehnya, diet tinggi protein ini akan lebih efektif jika digabungkan dengan serat. "Jangan lupa memasukkan sayur dan buah dalam pola makan," katanya.

Kendati begitu, Fiastuti menyarankan agar diet tinggi protein ini diterapkan pada satu waktu makan saja, misalnya saat sarapan atau saat kita akan lembur di kantor. Dengan demikian kita tidak tergoda untuk ngemil berlebihan.

"Tidak disarankan untuk melakukan diet tinggi protein terus menerus karena bisa menyebabkan kita kekurangan nutrisi," pungkasnya.

Waspadai Garam dalam Makanan



shutterstock
 - Makanan yang mengandung garam selama ini hanya identik dengan makanan asin. Padahal cukup banyak makanan yang sebenarnya berasa manis atau gurih yang menyimpan sodium cukup tinggi.

Menurut data Center for Disease Control and Prevention (CDC), roti ternyata menjadi sumber sodium paling tinggi dalam pola makan orang Amerika. Kadar garam yang sama juga ditemukan dari keripik kentang dan pretzel.

Sebagai perbandingan, satu iris (slice) roti mengandung 100-200 miligram, tergantung tipe dan merek roti, sedangkan satu ons keripik kentang mengandung sekitar 120 mg atau lebih sodium.

Sumber sodium lain yang banyak ditemukan pada pola konsumsi orang Amerika antara lain daging olahan, pizza, daging unggas, burger siap saji, sandwich, keju, dan hidangan pasta.

"Roti sebenarnya tidak lebih asin dari makanan lainnya, tapi dikonsumsi cukup sering. Selain itu roti juga menjadi sumber kalori karena dikonsumsi dalam jumlah banyak," kata Mary Cogsweell, dari CDC.

Sementara itu kandungan natrium cukup tinggi yang sering dikonsumsi dalam makanan kita sehari-hari antara lain mi ayam, sosis, mi bakso, mi instan, sop buntut, bahkan donat pun mengandung sodium cukup tinggi. Saus, acar, dan makanan kaleng juga mengandung garam yang tinggi.

Sodium atau natrium berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Selain itu ia juga berfungsi menghantar impuls saraf yang memengaruhi kontraksi dan relaksasi otot.

Jika terlalu banyak natrium dalam darah, volume darah akan meningkat karena natrium menarik dan mengikat air. Akibatnya jantung harus memompa lebih keras untuk mengalirkan darah yang meningkat itu sehingga tekanan pada arteri meningkat.

Terlalu banyak mengonsumsi sodium diketahui akan meningkatkan risiko stroke, gagal jantung, osteoporosis, kanker usus, dan penyakit ginjal.

Selasa, 16 Agustus 2011

7 Manfaat Ginseng untuk Kesehatan


Ginseng sering disebut sebagai “ramuan ajaib” karena memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang begitu banyak. Akar dari tanaman ini dipercaya bisa mengatasi sejumlah masalah kesehatan. Beberapa orang mengatakan, ginseng berkhasiat dalam menurunkan tekanan darah tinggi dan menaikkan tekanan darah yang rendah.

Keberadaan ginseng sebenarnya sudah ada sejak lama dan telah dimanfaatkan dalam pembuatan teh herbal di Cina. Di Indonesia sendiri, ginseng digunakan dalam pengobatan tradisional. Ginseng memiliki banyak kandungan bioaktif seperti,saponins, phytosterols, peptides, polysaccharides,asam lemak, polyacetylenes, vitamin, dan mineral.

Berikut ini adalah beberapa manfaat kesehatan yang dapat Anda peroleh dari tanaman yang sering digunakan sebagai ramuan tradisonal ini :

1. Mengurangi stres mental : Ginseng mampu meningkatkan kewaspadaan mental, disamping juga merubah mood dan menghilangkan rasa lelah. Manfaat lainnya adalah sebagai ramuan antidepresan dan anti-kecemasan. Ketika seseorang mengalami stres yang berlebihan, hormon adrenal (kortisol, adrenalin, dan noradrenalin) akan mengalir keluar dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Dalam situasi ini, ginseng dapat membantu Anda dalam menyeimbangkan tingkat adrenalin.

2. Merangsang sistem kekebalan dan saraf : Ginseng mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Sejumlah pakar obat herbal mengatakan ginseng dapat meningkatkan kualitas hidup. Sifat adaptogenik pada ginseng membantu merangsang orang tetap muda. Sedangkan pada orang tua, dapat memulihkan sel-sel yang rusak dalam tubuh. Ginseng juga dapat membantu Anda melawan flu dan penyakit infeksi lainnya.

3. Mengobati diabetes: Tingkat gula darah dapat turun secara drastis dengan mengkonsumsi ginseng. Namun, jika Anda sudah menggunakan obat antidiabetes, perlu mempertimbangkan kembali untuk menggunakan ginseng secara bersamaan. Pasalnya, mencampur ginseng dengan obat diabetes bisa membuat kadar gula darah terlalu rendah. Oleh karena itu, sangat diperlukan rekomendasi dari dokter.

4. Mencegah perkembangan kanker : Pertumbuhan jenis tertentu dari sel-sel kanker dapat dihambat oleh Ginseng. Chinese Medicine Journal melaporkan, ginsenosides memiliki efek anti-tumor serta dapat menginduksi kerusakan sel pada kanker prostat, sel kanker ovarium, sel paru-paru adenokarsinoma, dan sel-sel neuroblastoma. Selain itu, ginseng juga berfungsi dalam menghambat perkembangan siklus sel, sehingga dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker.

5. Menurunkan kadar kolesterol : Dalam beberapa penelitian, Ginseng ditemukan menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat). Para ilmuwan percaya bahwa ginsenocides yang terdapat dalam ginseng bertanggung jawab terhadap penurunan kadar kolesterol dalam tubuh.

6. Mengurangi Kelelahan : Peran adaptogenik dari berbagai strain Ginseng diyakini dapat memberikan perubahan fisiologis pada tubuh untuk beradaptasi dengan rasa lelah akibat terlalu banyak pekerjaan.

7. Meningkatkan daya tahan atlet : Kualitas ginseng dalam meningkatkan stamina telah membuatnya menjadi tonik stimulan populer di kalangan atlet. Selama berlatih, seorang atlet perlu secara konsisiten menjaga stamina agar tetap tinggi, dan ginseng dapat membantu untuk mewujudkannya.

Penggunaan ginseng tidak disarankan terutama pada ibu hamil dan menyusui, untuk mencegah terjadinya kontraindikasi. Selain itu, ginseng juga dapat mempengaruhi reaksi dari  beberapa obat, seperti, pengencer darah seperti warfarin, heparin, aspirin, dan diuretik.
Oleh karena itu, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi ginseng jika Anda sedang minum obat untuk hipertensi atau penyakit kardiovaskular lainnya.

Serai, Herbal yang Menghangatkan


Mungkin kebanyakan dari kita lebih mengenal serai sebagai tumbuhan biasa yang akar dan batangnya sering dipakai sebagai rempah penyedap masakan. Padahal, minyak asiri dalam tanaman ini banyak dipakai dalam industri kosmetik untuk pembuatan parfum dan sabun.
Serai (Cymbopogon ciatrus) adalah genus yang berisi sekitar 55 spesies rumput. Tumbuhan ini bisa tumbuh subur di cuaca hangat dan mencapai ketinggian sekitar 2 sampai 4 meter.  

- Mencegah kanker 
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa setiap 100 gram serai mengandung antioksidan yang dapat mencegah kanker. Pada tahun 2006, sebuah tim peneliti dari University Gurion di Israel menemukan senyawa dalam tubuh serai yang bisa mematikan sel kanker tanpa merusak sel sehat.
Tanaman serai dipergunakan dalam berbagai kebudayaan. Bagian dari tanaman ini yang bisa dipakai untuk herbal meliputi akar, batang, dan daunnya. Apa saja khasiat serai yang belum banyak diketahui?
- Obat gangguan pencernaan
Teh yang mengandung serai membantu mengatasi gangguan pencernaan, sakit perut, masuk angin, kram usus dan diare. Serai juga membantu mengurangi gas dari usus sekaligus mencegah pembentukan gas lebih lanjut.  
- Detoksifikasi
Serai juga memiliki sifat detoksifikasi tubuh dengan meningkatkan jumlah dan frekuensi buang air kecil. Hal ini bisa membuat organ pencernaan, hati, pankreas, ginjal, dan kandung kemih bersih dan sehat karena zat beracun dan asam urat sudah disingkirkan.
- Manfaat pada sistem saraf
Minyak esensial yang dibuat menggunakan serai dapat digunakan untuk memperkuat dan meningkatkan fungsi sistem saraf. Karenanya minyak serai yang dioleskan ke permukaan tubuh memberikan efek menghangatkan, melemaskan otot dan meredakan kejang.
- Menurunkan tekanan darah
Serai efektif dalam ngurangi tekanan darah, merangsang sirkulasi darah dan menghilangkan masalah tekanan darah. Konsumsi segelas jus serai untuk menurunkan hipertensi.
- Sebagai analgesik Serai meringankan semua jenis peradangan dan iritabilitas yang berhubungan dengan sakit dan nyeri. Jadi jika Anda memiliki sakit gigi, nyeri otot, nyeri sendi, atau nyeri, teh lemon pasti bisa membantu.  
- Kulit indah Serai merupakan pilar dalam industri kosmetik. Manfaatnya antara lain mengurangi jerawat dan berfungsi sebagai penyegar. Minyak serai juga bisa dibalurkan ke seluruh tubuh untuk memberi efek menghangatkan.
- Kesehatan wanita
Konsumsi teh yang diberi serai mungkin akan membantu mengurangi nyeri haid dan rasa mual

Anggur, Pelindung Kulit dari Sinar UV


Mungkin di antara kita belum banyak yang tahu secara mendalam manfaat buah anggur. Selain rasanya yang manis, buah ini dikenal karena mengandung banyak senyawa polifenol dan resveratol yang berperan aktif dalam berbagai metabolisme tubuh.
Namun baru-baru ini peneliti di University of Barcelona and the CSIC (Spanish National Research Council) menemukan satu lagi manfaat dari buah anggur. Mereka mengklaim, senyawa tertentu yang hadir dalam anggur dapat melindungi kulit dari paparan radiasi sinar UV matahari yang berbahaya.

Para peneliti mengamati bahwa zat polifenol tertentu yang diekstrak dari buah anggur dapat menghambat pembentukan sel epidermis ROS yang telah terpapar gelombang panjang  (UVA) dan gelombang menegah (UVB).  Berdasarkan penelitian tersebut, peneliti akhirnya menyimpulkan bahwa senyawa polifenol dapat membantu melindungi kulit dari sinar ultraviolet matahari.
Penelitian tersebut menemukan bahwa zat-zat yang terkandung dalam anggur mampu menurunkan tingkat kerusakan sel pada kulit akibat radiasi sinar matahari yang bisa menyebabkan kanker kulit. Seperti diketahui, Sinar UV yang terpapar ke kulit akan mengaktifkan spesies oksigen reaktif atau (ROS) yang menyebabkan oksidasi makromolekul pada DNA dan Lipid. Sehingga, pada akhirnya akan mengaktifkan reaksi enzim tertentu yang menyebabkan kematian sel.
Menurut peneliti, sejumlah produk kosmetik perawatan kulit sudah memanfaatkan anggur sebagai bahan dasar pembuatannya, namun mereka tidak sepenuhnya memahami cara pengolahannya. Para peneliti berharap temuan ini akan terus dikembangkan sehingga kedepannya khasiat buah anggur bisa lebih dimanfaatkan.

8 Makanan Pereda Sakit Kepala


Ada berbagai jenis sakit kepala dengan tingkat berbeda-beda. Tetapi satu hal yang sama adalah datangnya sakit kepala membuat segala bentuk aktivitas menjadi terganggu.
Sakit kepala adalah gejala dari sejumlah ketidakseimbangan fisik dan mental. Sebagian dari kita biasanya meminum obat anti nyeri untuk meredakannya. Padahal, sebenarnya ada alternatif selain obat yang dapat membantu masalah sakit kepala. Beberapa makanan dan cairan diyakini dapat membantu mengusir rasa sakit di kepala.  Inilah delapan di antaranya :

2. Pisang :
 Pisang tidak hanya kaya akan potasium tetapi juga magnesium (pisang ukuran sedang mengandung 10% dari rekomendasi asupan harian Anda). Magnesium dapat meringankan migrain Anda dan sakit kepala akibat stres. Sejumlah penelitian telah menghubungkan antara kekurangan magnesium dan sakit kepala migrain. Penelitian menujukkan bahwa sekitar separuh dari semua penderita migrain memiliki magnesium terionisasi dalam darah dalam jumlah sedikit.
1. Kentang :  Sakit kepala yang muncul akibat mabuk tak hanya disebabkan karena dehidrasi tetapi juga karena hilangnya elektrolit seperti kalium. Maka dari itu, menyantap makanan yang kaya akan kalium dapat membantu meringankan sakit kepala. Kentang mengandung banyak kalium yakni 100 gram, sedangkan kentang panggang (dengan kulitnya) mengandung kalium hingga 600 mg.  
Magnesium, yang dikandung dalam pisang, melindungi tubuh dari sakit kepala dengan  cara merelaksasi pembuluh darah. Selain itu, magnesium memiliki efek menenangkan sehingga berguna untuk meredakan sakit kepala akibat tegang. Apricot kering, alpukat, almond, kacang mete, beras merah, kacang-kacangan dan biji-bijian merupkan makanan lain yang kaya akan magnesium.  
3. Kopi : Kafein dalam kopi bermanfaat sekaligus berbahaya bagi korban sakit kepala. Kafein merupakan zat yang umum dalam resep dan obat-obatan bebas untuk sakit kepala karena dapat meredakan rasa nyeri dan 40% lebih efektif dalam mengobati sakit kepala. Kafein juga membantu tubuh menyerap obat sakit kepala lebih cepat, sehingga obat tersebut lebih cepat bekerja. Kafein bisa menjadi pereda sakit kepala yang sangat efektif, terutama migrain, tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak bisa membuat sakit kepala kembali kambuh. Jadi, dianjurkan untk meminum kopi tidak lebih dari 2 atau 3 cangkir per hari.
4. Biji-biji serelia utuh (whole grain) : Jika Anda menjalani diet rendah karbohidrat, Anda akan mulai menguras sumber utama energi untuk otak, yakni  cadangan glikogen. Selain itu juga menjadikan tubuh kehilangan cairan dengan cepat sehingga menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi bersamaan dengan berkurangnya energi ke otak bisa memicu timbulnya sakit kepala. Jika anda mengkonsumsi makanan-makanan karbo yang sehat seperti (biji-bijian seperti roti gandum, sereal gandum, oatmeal, dan buah), tidak hanya bisa mengusir rasa sakit pada kepala tetapi juga meningkatkan mood Anda.  
5. Semangka : Dehidrasi adalah penyebab umum timbulnya sakit kepala, maka pertimbangkan untuk meminum banyak air dan mengasup makanan yang kaya akan air (seperti semangka). Buah yang kaya akan air  ini juga mengandung mineral penting, seperti magnesium, yang merupakan kunci untuk mencegah sakit kepala. Anda juga dapat mencoba minuman olahraga berelektrolit jika mungkin mengalami sakit kepala setelah berolahraga dalam waktu yang lama karena kehilangan banyak mineral dalam tubuh.  
6. Ikan : Ikan berlemak (seperti salmon, tuna, dan makarel) bermanfaat sebagai obat untuk sakit kepala migrain karena kaya akan asam lemak esensial, omega-3. Asam lemak omega-3 dapat menghambat peradangan yang sering memicu timbulnya migrain. Jika tidak bisa mengkonsumsi ikan ini setiap hari, tidak perlu khawatir.  Anda dapat mengonsumsi  suplemen minyak ikan dan menambahkan makanan seperti biji rami, walnut, tahu, dan kacang kedelai untuk tambahan omega-3 pada diet Anda.  
7. Biji Wijen : Biji wijen kaya akan kandungan vitamin E dan dapat membantu menstabilkan kadar estrogen dan mencegah migrain selama periode Anda. Selain itu, biji wijen juga kaya akan magnesium, yang selanjutnya akan membantu pencegahan sakit kepala. Makanan lain yang mengandung vitamin E dalam jumlah tinggi antara lain, kacang-kacangan, minyak zaitun, dandelion, gandum, dan kentang manis.  
8. Jahe : Selain menjadi obat untuk mual, jahe memiliki sifat anti-peradangan dan anti-histamin juga berguna untuk memerangi sakit kepala. Masaklah jahe tersebut atau kombinasikan dengan minuman lain seperti teh

Tanaman Herbal untuk Diabetes


Diabetes merupakan penyakit berbahaya karena bisa menimbulkan komplikasi pada organ tubuh lain, seperti penyakit kardiovaskular, gagal ginjal dan kerusakan saraf. Untuk lebih baik dan hidup sehat, kita perlu merawat tubuh dan mencoba untuk menjaga tingkat gula darah untuk menghindari penyakit ini.

Selain secara medis, sejak zaman kuno berbagai ramuan alami sebenarnya sudah digunakan untuk mengobati diabetes. Penelitian ilmiah telah menegaskan efektivitas beberapa tumbuh-tumbuhan tertentu untuk mengatasi diabetes. Berikut ini adalah beberapa tanaman herbal yang telah dipercaya dapat membantu mengobati diabetes.

1. Fenugreek


Fenugreek adalah sejenis tanaman biji-bijian yang banyak tumbuh di Asia dan sering digunakan oleh masyarakat India sebagai bumbu penyedap masakan. Tanaman ini punya kemampuan untuk mengontrol kadar glukosa darah dan telah banyak digunakan untuk mengendalikan diabetes.

Fenugreek menurunkan resistensi insulin dan mengontrol kadar glukosa darah dengan meningkatkan jumlah reseptor insulin dalam sel darah merah. Hal ini akan meningkatkan pemanfaatan glukosa pada jaringan perifer sehingga mengurangi kadar glukosa dalam darah. Namun Fenugreek tidak boleh digunakan oleh wanita hamil atau menyusui  
2. Lidah buaya

Lidah buaya kerap dianggap sebagai 'ramuan penyembuh’. Getah kering lidah buaya dan gel (bagian dalam daun) digunakan secara tradisional untuk mengobati diabetes karena diyakini dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah puasa dan HbA1c..  

3. Kayu manis 


Tumbuhan ini membuat sel-sel lemak lebih mudah diakses insulin dan meningkatkan konversi glukosa menjadi energi. Selain itu juga menghambat pembentukan radikal bebas yang berbahaya.

4. Bawang

Bawang secara siginifikan dapat menurunkan gula darah. Ekstrak bawang mengurangi kadar gula darah selama toleransi glukosa oral dan intravena. Bawang mempengaruhi metabolisme hepatik glukosa dan meningkatkan pelepasan insulin, sehingga mencegah perusakan insulin.

5. Bawang putih 

Bawang putih dianggap sebagai ramuan terbaik untuk  menurunkan gula darah serta perbaikan sel-sel pankreas dan merangsang pankreas untuk memproduksi insulin. Ini telah terbukti dalam berbagai penelitian, namun sayang masih banyak yang tidak memanfaatkannya.

6. Kemangi

Penelitian telah menunjukkan bahwa kemangi memiliki efek positif pada glukosa setelah makan dan saat puasa. Ramuan ini dapat memfasilitasi proses sekresi insulin.

7. Daun mangga

Daun Mangga diketahui sebagai obat yang efektif pada diabetes . Caranya, cukup dengan merendam daun mangga semalaman dalam secangkir air. Setelah itu, tiriskan daun keluar dan minum airnya. Hal ini membantu untuk meringankan gejala diabetes.

8.Ginseng Asia

Ginseng Asia umumnya digunakan dalam pengobatan tradisional Cina untuk mengobati diabetes. Tumbuhan ini mempunyai efek langsung dalam menurunkan gula, meningkatkan pelepasan insulin dari pankreas dan meningkatkan jumlah reseptor insulin
.

Teh Hijau Cegah Kerontokan Rambut


Penggunaan produk perawatan rambut yang mengandung banyak bahan kimia bisa menyebabkan rambut menjadi kering, kusam, dan gampang patah. Untuk mengatasinya, sesekali manjakan rambut Anda dengan perawatan alami yang dibuat sendiri, salah satunya dengan teh hijau.
Selama ini manfaat teh hijau hanya diketahui untuk tubuh. Padahal, kandungan antioksidan dalam minuman ini juga baik untuk kesehatan rambut. Para ahli bahkan percaya teh hijau bisa mencegah kerontokan rambut. Apa saja manfaat dan zat berkhasiat dari teh hijau?

Dihydrotestosterone
 adalah testosteron alami yang ditemukan pada pria dan wanita. Saat ini para ahli mengetahui bahwa penyebab rambut rontok adalah DHT. Kebotakan khas pria juga diduga disebabkan karena folikel rambut yang sensitif pada DHT. Karena itu, salah satu strategi mencegah kerontokan adalah menghadang DHT.
1. Melawan "Dihydrotestosterone" ( DHT )
Teh hijau merupakan herbal pelawan DHT yang andal. Teh hijau diketahui akan meningkatkan kadar hormon seks pengikat globulin (SBGH) yang berinteraksi dengan testosteron sehingga mencegah pembentukan DHT.
2. Meningkatkan sirkulasi darah ke folikel rambut
Teh hijau mengandung polifenol katekin. Cukup banyak penelitian yang mengungkapkan molekul ini memiliki efek antikarsinogenik dan fungsi antibiotik. Penelitian pada tikus juga menunjukkan, katekin menyebabkan pembuluh darah berkontraksi lebih baik sehingga aliran darah ke sistem kardiovaskular dan pembuluh darah kecil menjadi lancar, termasuk ke bagian folikel rambut.
3. Merangsang pertumbuhan rambut
Komponen yang disebut epigallocatechin-3-gallate ( EGCG) adalah antioksidan yang paling kuat. Riset yang dilakuakan di Jepang dan Korea menunjukkan EGCH memiliki efek positif pada pertumbuhan rambut. Kabar gembiranya, teh hijau mengandung 10 persen EGCH sehingga sangat dianjurkan untuk merangsang pertumbuhan rambut.
4. Menghilangkan ketombe dan psoriasis
Berbagai penelitian menunjukkan, teh hijau efektif untuk menghilangkan ketombe dan penyakit kulit psoriasis dengan cara mengatasi iritasi di kulit kepala. Sampo yang berbahan dasar teh hijau sangat disarankan untuk rambut berketombe. Cara lain, setelah memakai shampo, bilaslah rambut dengan air teh hijau.
5. Menguatkan dan melembabkan
Manfaat lain dari teh hijau adalah menguatkan akar rambut karena teh hijau mengandung panthenol, vitamin C dan E. Vitamin E akan mengembalikan kemudaan rambut yang kering atau rusak. Sementara vitamin C membantu melindungi rambut dari bahaya sinar matahari. Pantenol dan provitamin akan membuat rambut lebih lembut dan mencegah patah

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...